Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Patok Baru Ditemukan Usai Karhutla, BPBD Samarinda Soroti Dugaan Pembukaan Lahan

    Oktober 24, 2026

    Penataan Polder Air Hitam Belum Jelas, Kecamatan Usulkan Pengelolaan Sementara

    Oktober 24, 2026

    Perkuat Peran Kader, Puskesmas Mangkupalas Dorong Posyandu Lebih Nyaman dan Berkualitas

    Oktober 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Jukir Liar Menjamur di Sekitar Masjid Raya, Dishub Soroti Kebiasaan Parkir
    Pemerintah

    Jukir Liar Menjamur di Sekitar Masjid Raya, Dishub Soroti Kebiasaan Parkir

    Andika SaputraBy Andika SaputraSeptember 1, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Parkir Liar (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Maraknya juru parkir (Jukir) liar di sekitar kawasan Masjid Raya Darussalam Samarinda menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda. Kondisi tersebut dinilai muncul karena masih banyak masyarakat yang menggunakan lokasi parkir tidak resmi.

    Kepala Dishub Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu mengatakan, keberadaan jukir liar sulit ditekan apabila masyarakat masih memilih memarkir kendaraan di sembarang tempat.

    Menurutnya pemerintah telah menyiapkan sejumlah lokasi parkir yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk gedung parkir Pasar Pagi yang dibuka hingga pukul 23.00 Wita.

    “Jukir liar muncul karena ada parkir liar. Parkir liar muncul karena masyarakat ini tidak tertib untuk parkir,” ujar Manalu, Selasa, 1 September 2026.

    Manalu menyebut persoalan tersebut juga berkaitan dengan penataan kawasan Teras Samarinda. Sejumlah lahan yang sebelumnya digunakan sebagai area parkir pada Teras Samarinda tahap kedua dialihkan untuk pembangunan shelter angkutan umum.

    Saat ini shelter untuk trayek 2A dan 2B telah dibangun. Sementara trayek 1A dan 1B direncanakan berada di sekitar kawasan dekat Televisi Republik Indonesia (TVRI).

    Selain itu Dishub akan melakukan penataan melalui pemagaran median jalan yang masih memiliki sejumlah celah. Menurut Manalu, langkah tersebut menjadi bagian dari rekayasa lalu lintas sekaligus upaya membentuk kebiasaan masyarakat agar lebih tertib.

    Ia menilai penertiban jukir liar tidak cukup hanya dilakukan melalui operasi atau tindakan di lapangan. Kesadaran masyarakat dalam memilih lokasi parkir juga menjadi faktor penting.

    “Kalau kita tidak memiliki jiwa kesadaran disiplin, sekali lagi kami Dishub mengajak masyarakat marilah disiplin berlalu lintas, disiplin parkir, supaya jukir-jukir liar itu tidak ada,” katanya.

    Manalu memastikan Dishub tetap akan melakukan penindakan terhadap jukir liar yang ditemukan di lapangan. Namun ia berharap tindakan tersebut tidak menjadi pekerjaan berulang karena masyarakat sudah mulai tertib menggunakan fasilitas parkir yang tersedia.

    Menurutnya semakin tinggi kepatuhan masyarakat terhadap aturan parkir, semakin kecil pula ruang bagi jukir liar untuk beroperasi.

    “Kalau selama kita tidak tertib, selama itu juga pekerjaan kami hanya menertibkan saja,” tegasnya.

    Sementara terkait wacana parkir berlangganan, Manalu menjelaskan skema tersebut nantinya hanya dapat diterapkan pada lokasi parkir tepi jalan yang memang diperbolehkan dan telah ditetapkan berdasarkan ketentuan pemerintah.

    Ia menegaskan kawasan yang dilarang untuk parkir tetap tidak dapat digunakan meskipun sistem parkir berlangganan nantinya diterapkan.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    BPBD Samarinda Catat 309 Kebakaran Lahan, Lima Orang Diproses Polisi

    Oktober 23, 2026

    Kaltim Raih Penghargaan TPAKD 2026, Gubernur dan Wagub Tak Hadir

    Oktober 23, 2026

    Hari Santri di Kaltim, 40 Santri Kurang Mampu Terima Santunan

    Oktober 22, 2026

    Titik Panas Karhutla Kaltim Turun dari 600 ke 300, Asap Masih Bertahan

    Oktober 21, 2026

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Patok Baru Ditemukan Usai Karhutla, BPBD Samarinda Soroti Dugaan Pembukaan Lahan

    SintaOktober 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kemunculan patok-patok baru di sejumlah lahan yang terbakar memunculkan pertanyaan mengenai aktivitas…

    Penataan Polder Air Hitam Belum Jelas, Kecamatan Usulkan Pengelolaan Sementara

    Oktober 24, 2026

    Perkuat Peran Kader, Puskesmas Mangkupalas Dorong Posyandu Lebih Nyaman dan Berkualitas

    Oktober 24, 2026

    Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Kelurahan Selili Fasilitasi Reviu APIP

    Oktober 24, 2026

    Transfer Pusat Turun 43,38 Persen, Pemkot Samarinda Dituntut Jaga Perputaran Ekonomi Daerah

    Oktober 24, 2026
    1 2 3 … 3,405 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.