Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    74,4 Persen Orang Tua Paham Alur SPMB 2026, Kelompok Pendidikan Rendah Masih Terkendal

    Juli 8, 2026

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkot Perluas Intervensi Inflasi hingga Sasar Kebutuhan Sekolah

    Juli 8, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkot Perluas Intervensi Inflasi hingga Sasar Kebutuhan Sekolah
    Ekonomi

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkot Perluas Intervensi Inflasi hingga Sasar Kebutuhan Sekolah

    R’syaBy R’syaJuli 8, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana bazar perlengkapan alat sekolah dalam rangka pengendalian inflasi yang berlangsung di Pasar Merdeka tampak ramai diserbu para orang tua (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai mengubah pendekatan dalam pengendalian inflasi. Tak lagi hanya berfokus pada komoditas pangan, pemerintah kini turut mengintervensi harga kebutuhan sekolah yang melonjak menjelang tahun ajaran baru melalui bazar perlengkapan sekolah.

    Teks: Suasana bazar perlengkapan alat sekolah dalam rangka pengendalian inflasi yang berlangsung di Pasar Merdeka tampak ramai diserbu para orang tua (Insitekaltim/R’sya)

    Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda Nurrahmani mengatakan, inflasi tidak semestinya dipandang hanya dari kenaikan harga bahan pokok seperti cabai atau bawang.

    Menurutnya, setiap momentum yang memicu lonjakan pengeluaran masyarakat juga perlu menjadi perhatian pemerintah.

    “Inflasi itu bukan hanya sekadar bawang dan cabai. Ada kebutuhan tertentu yang menjadi beban masyarakat pada momen-momen tertentu. Sekarang momennya anak-anak masuk sekolah, jadi kami mencoba menghadirkan bazar perlengkapan sekolah sebagai bagian dari pengendalian inflasi,” ujarnya saat memantau pelaksanaan bazar di Pasar Merdeka, Rabu, 8 Juli 2026.

    Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Samarinda menggandeng lima pelaku usaha untuk menyediakan berbagai perlengkapan sekolah, mulai dari seragam SD, SMP, SMA, seragam pramuka, alat tulis, tas hingga sepatu. Para pedagang diminta memberikan harga di bawah harga normal agar dapat meringankan beban masyarakat.

    Yama, sapaan akrabnya menegaskan pemerintah tidak menarik biaya sewa kepada peserta bazar. Bahkan sejumlah fasilitas pendukung turut disiapkan agar pelaku usaha dapat menawarkan harga yang lebih kompetitif.

    “Kami tidak menetapkan harga khusus. Yang kami minta hanya satu, karena ini agenda pemerintah kota dan tidak ada biaya sewa, tolong berikan harga terbaik kepada masyarakat. Kami ingin pembeli terbantu, tetapi pedagang juga tetap memperoleh manfaat,” jelasnya.

    Dirinya menilai konsep bazar tersebut sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat karena seluruh kebutuhan sekolah tersedia di satu lokasi. Di Pasar Merdeka, warga bahkan dapat sekaligus memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya sehingga lebih efisien dari sisi waktu maupun biaya.

    Bazar perlengkapan sekolah digelar selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Juli 2026, masing-masing di Pasar Merdeka, Kecamatan Samarinda Kota dan Kecamatan Samarinda Ulu.

    Ia menambahkan, pelaksanaan perdana ini akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan keberlanjutan program pada tahun mendatang.

    “Kalau kegiatan ini terbukti memberikan manfaat, tentu akan kami evaluasi dan kami lanjutkan dengan penyelenggaraan yang lebih baik. Target kami sederhana, inflasi tetap terjaga dan masyarakat merasakan bahwa pemerintah hadir memberikan solusi di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih,” pungkasnya.

     

    Bazar Disdag Samarinda Nurrahmani Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Balikpapan Catat Skor Evaluasi Mandiri KLA Tertinggi di Kaltim, Seluruh Daerah Masuk Tahap Verifikasi

    Juli 7, 2026

    Teras Samarinda Tahap Dua Sudah Rampung, Pembukaan Tunggu Penetapan Pengelola

    Juli 7, 2026

    Bukan Pesaing Ritel Modern, Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

    Juli 7, 2026

    Tak Sekadar Statistik, Hasil Sensus Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah

    Juli 7, 2026

    Pembukaan Terowongan Samarinda, Masih Tunggu Sertifikat Laik Fungsi Target Selesai September 2026

    Juli 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    74,4 Persen Orang Tua Paham Alur SPMB 2026, Kelompok Pendidikan Rendah Masih Terkendal

    R’syaJuli 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mayoritas orang tua murid menilai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026…

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkot Perluas Intervensi Inflasi hingga Sasar Kebutuhan Sekolah

    Juli 8, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Balikpapan Catat Skor Evaluasi Mandiri KLA Tertinggi di Kaltim, Seluruh Daerah Masuk Tahap Verifikasi

    Juli 7, 2026

    Teras Samarinda Tahap Dua Sudah Rampung, Pembukaan Tunggu Penetapan Pengelola

    Juli 7, 2026
    1 2 3 … 3,198 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.