Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Jelang Idul Fitri 2020, Komisi II DPRD Bersama DKP3 Monitoring Stok Pangan di Sejumlah Pasar
    DPRD Bontang

    Jelang Idul Fitri 2020, Komisi II DPRD Bersama DKP3 Monitoring Stok Pangan di Sejumlah Pasar

    AdminBy AdminMei 20, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Yuli – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Komisi II DPRD Bontang bersama Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian (DKP3), melakukan monitoring gabungan harga dan pasokan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2020, di sejumlah Pasar Tradisional Bontang, Rabu (20/5/2020).

    Monitoring dilakukan di tiga lokasi yakni Pasar Rawa Indah, Pasar Telihan dan Pasar Citra Mas.

    Pada monitoring tersebut, dihadiri Ketua Komisi II DPRD Bontang H Rustam, TNI, Polres, bagian ekonomi, Bappeda, Disperindakop, Satpol PP, Satgas Pangan.

    Ketua Komisi II DPRD Kota Bontang H Rustam mengatakan dari hasil monitoring di Pasar Rawa Indah, ada beberapa harga pangan yang turun dan naik menjelang Hari Raya Idul Fitri, yaitu gula dan bawang putih. meskipun naik, namun stok dipastikan aman.

    “Meskipun harga pangan seperti bawang putih naik, namun dapat dipastikan bahwa ketersediaan pangan hingga saat ini aman dan kebutuhan lainnya lengkap. Saya berharap masyarakat tidak panik menjelang Hari Raya Idul Fitri karena dipastikan ketersediaan pangan aman,”ujarnya.

    Namun Rustam menyayangkan para pengunjung serta penjual yang tidak memperhatikan SOP terkait pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) saat proses jual-beli di pasar.

    “Tadi kita sampaikan khususnya penjual yang berganti pembeli, tentunya harus tetap waspada. Untuk masyarakat jika tidak mau belanja ke pasar bisa menghubungi nomor-nomor yang melayani jasa antar belanja, supaya bisa belanja kebutuhan pangan secara online,” ucap politisi Golkar ini.

    Sementara itu, Debora Kristiani Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Bontang, mengatakan bahwa ada penurunan harga gula dan bawang putih. Awalnya harga gula sekitar Rp 18 ribu turun menjadi Rp 16 ribu. Sementara untuk bawang putih, awalnya Rp 55 ribu kini Rp 35 ribu.

    Sedangkan bahan pangan yang mengalami gejolak yakni bawang merah dan ayam. Harga bawang merah awal Ramadan sekitar Rp 40 ribu dan menjelang Idul Fitri sebesar Rp 60-65 ribu. Harga ayam awalnya Rp 35 ribu kini Rp 55 ribu, namun tidak terlalu signifikan kenaikannya masih cukup stabil

    “Hasil rakor pangan hari Jumat kemarin, kenaikan harga khususnya bawang merah ini serentak seluruh Indonesia. Bisa dikatakan akibat dari gagal panen ditambah permintaan semakin banyak menjelang hari raya, berakibat stok kurang dan akhirnya harga pangan naik,” jelasnya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    Ratu ArifanzaSeptember 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Keluarga Edi Anto Wong melalui kuasa hukum mendesak RSUD Abdul Wahab Sjahranie…

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,365 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.