Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    August 6, 2026

    Wawali Samarinda: Inovasi Harus Hadirkan Solusi, Bukan Sekadar Gagasan

    August 6, 2026

    Mutasi KK Jadi Sorotan SPMB Samarinda, DPRD Dorong Mitigasi Sejak Kelas 5 SD

    August 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Jadi Sumber PAD Baru, Pemkot Siapkan Ekspansi Produksi Samaqua
    Ekonomi

    Jadi Sumber PAD Baru, Pemkot Siapkan Ekspansi Produksi Samaqua

    Nur AjijahBy Nur AjijahAugust 6, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: AMDK Samaqua kemasan 330 ml (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda menargetkan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Samaqua tidak hanya menjadi produk lokal unggulan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Untuk mencapai target tersebut, kapasitas produksi dan jaringan pemasaran akan terus diperluas.

    Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, kehadiran Samaqua, merupakan bagian dari strategi pemerintah. Dalam menciptakan sumber pendapatan baru, melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

    “Ini adalah upaya kita juga dalam rangka meningkatkan PAD. Dari sini nanti tentu kita berharap bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” ujarnya di Samarinda, Rabu, 5 Agustus 2026.

    Saat ini, kapasitas produksi masih berada pada kisaran 300 hingga 350 dus per hari, ditambah sekitar 100 galon setiap hari.

    Menurut Marnabas, angka tersebut masih jauh dari target. Sehingga pemerintah berencana menambah mesin produksi, agar proses pembuatan berbagai ukuran kemasan. Dapat dilakukan secara bersamaan tanpa harus mengganti cetakan.

    Investasi awal pembangunan fasilitas produksi Samaqua mencapai sekitar Rp6 miliar, meliputi pembangunan pabrik dan pengadaan mesin produksi.

    Meski proyeksi kontribusi PAD sudah disusun, Marnabas mengakui nilainya masih tergolong kecil. Sehingga mendapat evaluasi dari Wali Kota Samarinda.

    “Pemerintah pun diminta menyusun target pertumbuhan yang lebih agresif dengan tahapan yang jelas,”ujarnya.

    Ia menambahkan, Pak Wali meminta kami membuat timeline yang lebih jelas. Beliau ingin target peningkatan produksinya lebih terukur, bukan hanya berjalan seperti sekarang.

    Selain meningkatkan kapasitas produksi, Perumdam Tirta Kencana juga menyiapkan pengembangan varian baru berukuran 600 mililiter sesuai kebutuhan pasar.

    Strategi bisnis, akan disesuaikan dengan permintaan konsumen tanpa mengabaikan kualitas produk.

    Untuk memperluas pasar, distribusi Samaqua akan menyasar ritel modern, hotel, hingga warung-warung melalui sistem konsinyasi.

    Perusahaan juga telah menyiapkan armada distribusi sendiri agar pasokan produk dapat menjangkau seluruh wilayah Samarinda.

    Pemerintah berharap masyarakat, ikut mendukung produk lokal tersebut.

    Menurut Marnabas, persaingan dengan merek AMDK lain akan dilakukan secara sehat dengan mengedepankan kualitas.

    “Kami mengajak masyarakat menggunakan produk lokal. Silakan memilih produk yang terbaik, dan kami berkomitmen menjaga kualitas agar Samaqua mampu bersaing,” ujarnya.

    Ia memastikan, seluruh proses produksi telah memenuhi standar ketat. Samaqua telah mengantongi izin BPOM, SNI, sertifikasi halal, serta Nomor Induk Berusaha (NIB). Pengawasan kualitas juga dilakukan secara berkala melalui inspeksi mendadak dari BPOM.

    Air baku Samaqua berasal dari instalasi pengolahan air Perumdam yang memanfaatkan air Sungai Mahakam. Sebelum dikemas, air melewati tiga tahap pengolahan dan sterilisasi sehingga dipastikan aman untuk dikonsumsi.

    Pada tahap awal pemasaran, Samaqua tersedia dalam kemasan 220 ml seharga Rp26 ribu per dus, 330 ml seharga Rp37.500 per dus, serta kemasan galon dengan harga isi ulang Rp8 ribu.

    Pemerintah optimistis peningkatan produksi dan perluasan pasar, akan menjadikan Samaqua. Sebagai salah satu motor baru, penggerak ekonomi daerah sekaligus penyumbang PAD Kota Samarinda.

     

    Air Minum Marnabas Patiroy Pemkot Samarinda Samaqua
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Wawali Samarinda: Inovasi Harus Hadirkan Solusi, Bukan Sekadar Gagasan

    August 6, 2026

    76 Persen Laba Varia Niaga Bergantung Satu Unit Usaha, Andi Harun Minta Direksi Perluas Pasar

    August 6, 2026

    Optimistis AMDK Samaqua Dongkrak Ekonomi Daerah

    August 5, 2026

    Andi Harun Dorong Samaqua Jadi Produk Unggulan, Tak Ingin Pertumbuhannya Dipaksakan

    August 5, 2026

    234 Gerai Koperasi Merah Putih Rampung, Pemprov Kaltim Kejar 470 Unit hingga Akhir 2026

    August 4, 2026

    Permintaan CPO di Pasar Internasional Meningkat, Dongkrak Harga TBS Sawit di Kaltim

    August 4, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    You must be logged in to post a comment.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Nur AjijahAugust 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni mengatakan, penurunan kapasitas fiskal…

    Wawali Samarinda: Inovasi Harus Hadirkan Solusi, Bukan Sekadar Gagasan

    August 6, 2026

    Mutasi KK Jadi Sorotan SPMB Samarinda, DPRD Dorong Mitigasi Sejak Kelas 5 SD

    August 6, 2026

    76 Persen Laba Varia Niaga Bergantung Satu Unit Usaha, Andi Harun Minta Direksi Perluas Pasar

    August 6, 2026

    Hipertensi dan Diabetes Dua Penyakit Tidak Menular, Dominasi Faktor Penyebab Kematian

    August 6, 2026
    1 2 3 … 3,262 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.