Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    Juli 11, 2026

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Isran : Hal Penting Dari Pemindahan Ibu Kota Negara Adalah Bagaimana Cara menyikapinya
    Diskominfo Kaltim

    Isran : Hal Penting Dari Pemindahan Ibu Kota Negara Adalah Bagaimana Cara menyikapinya

    MartinusBy MartinusMaret 4, 202303 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Yogyakarta – Konsep Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah sebagai kota yang bernuansa lingkungan, sustainable dan smart city.

    Demikian disampaikan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor di hadapan keluarga besar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIE YKPN) saat ia mendapat kehormatan untuk mengisi orasi ilmiah pada acara Wisuda Sarjana dan Pascasarjana STIE YKPN di Auditorium STIE YKPN Yogyakarta, Sabtu (4/3/2023).

    “IKN akan bernuansa hutan city, city dalam hutan, bukan siti khadijah,” kata Isran seraya bercanda.

    Mantan bupati Kutai Timur itu menegaskan hal yang paling penting dari pemindahan ibu kota negara adalah bagaimana menyikapinya.

    “Sikap kita yang penting dan saya bersyukur dapat memberikan informasi dalam hal ibu kota negara ini kepada seluruh masyarakat terutama kepada keluarga besar STIE YKPN Yogyakarta,” tegasnya.

    Ia mengucapkan terima kasih kepada STIE YKPN Yogyakarta yang sudah memberikan kehormatan untuk mengisi kegiatan tersebut.

    “Kalau orasi ilmiah, rasa-rasanya tidak mungkin karena di sini adalah keluarga besar orang-orang yang berilmu. Makanya saya sebut penyampaian informasi,” tuturnya.

    Orang nomor satu Benua Etam itu kemudian memaparkan kilas balik rencana pembagunan IKN yang bermula dari pemikiran Presiden Soekarno, Presiden Soeharto dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai akhirnya diwujudkan oleh Presiden Joko Widodo.

    Ia mengaku, pada saat ketiga presiden pemimpin bangsa terdahulu ingin memindahkan ibu kita negara itu ke wilayah di luar Jakarta, Jakarta pada saat itu belum menunjukkan tanda-tanda kumuh, macet, ataupun banjir.

    “Namun ternyata, menurut penelitian para ahli geologi, Jakarta mengalami sinking land atau penurunan permukaan tanah rata-rata 4 centimeter setiap tahunnya. Lebih kurang 18 sampai 20 persen wilayah di Jakarta itu tenggelam. Bisa dibayangkan jika seratus tahun lagi Jakarta tetap jadi ibu kota negara,” terangnya.

    Di hadapan 370 wisudawan dan wisudawati, dewan dosen serta ratusan tamu undangan, Isran menerangkan, di IKN nanti akan terjadi sebuah interaksi antara alam dengan manusia.

    “Sampai sekarang ini, di sana itu kawasan hutan produksi, bukan hutan alam dan akan direvitalisasi dengan tanaman-tanaman pohon endemik, kalau satwa sudah banyak. Burung-burung automatically akan datang kalau ada pohon-pohon yang tumbuh berkembang, primata dan hewan-hewan lain pun banyak di sana,” jelasnya.

    Dia juga menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, para orang tua, seluruh keluarga besar dan para pendamping.

    “Pada hari ini, kalian semua baru memulai titik untuk melanjutkan pengembangan ilmu pengetahuan. Lanjutkan untuk memburu pengetahuan seluas-luasnya karena ilmu pengetahuan itu adalah sumber dari sebuah kebahagiaan,” pesannya.

    Acara tersebut dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan STIE YKPN Yogyakarta tentang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta dukungan terhadap program merdeka belajar – kampus merdeka.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Calon Tunggal, Adipt Maraja Berpeluang Terpilih Aklamasi di Muscab HIPMI Bontang

    R’syaJuli 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Adipt Maraja berpeluang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Cabang…

    Meniru Rawa Nusantara, Rahasia Air Ideal untuk Ikan Cupang

    Juli 11, 2026

    10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali di Tahun 2026

    Juli 11, 2026

    5 Tanda Social Battery Habis, Kenali Bedanya dengan Antisosial

    Juli 11, 2026

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026
    1 2 3 … 3,207 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.