Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendaftar Pesantren di Kaltim Menurun, Kemenag Singgung Dampak Rentetan Kasus Kekerasan

    July 29, 2026

    Disdikbud Kaltim Akui Belum Punya Indikator Ukur Dampak Gratispol

    July 29, 2026

    Andi Satya Nyatakan Siap Jika Diberi Mandat Pimpin Golkar Samarinda

    July 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Interval Penyuntikan Vaksin Bertambah Jadi 28 Hari
    Diskominfo Kutim

    Interval Penyuntikan Vaksin Bertambah Jadi 28 Hari

    SeliBy SeliApril 5, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Dokter Bahrani Hasanal, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Nomor HK.02.02/I/653/2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 interval penyuntikan termin pertama dengan kedua yang terbaru yaitu selama 28 hari.

    Penyuntikan Vaksin Sinovac telah dilakukan oleh seluruh tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia salah satunya wilayah Kutai Timur. Saat ini, Kutai Timur tengah menjalani vaksinasi tahap kedua untuk pelayan publik sejak Februari lalu. Lantaran persediaan vaksin Sinovac yang terbatas, pelaksanaan vaksinasi tahap dua berjalan secara berangsur-angsur.

    “Kemungkinan dalam menyikapi keterbatasan persediaan vaksin Sinovac, interval masa penyuntikan pertama dengan yang kedua bertambah menjadi 28 hari,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, dr Bahrani Hasanal saat dikonfirmasi oleh media Insitekaltim.com melalui pesan Whatsapp pada Senin (5/4/2021)

    Penyuntikan vaksin tahap kedua termin pertama gelombang pertama menggunakan interval 14 hari. Sedangkan gelombang kedua ini menggunakan jarak interval selama 28 hari. Hal itu tidak ada alasan khusus dalam penerapan interval masa penyuntikan pertama dengan kedua.

    “Sebetulnya sejak awal untuk sasaran lanjut usia (lansia) yaitu diatas 60 tahun menggunakan interval 28 hari,” jelas mantan Direktur RSUD Kudungga Sangatta itu.

    Penerapan interval masa penyuntikan pertama dengan kedua selama 28 hari ini mulai diaplikasikan untuk populasi dewasa dengan kategori usia 18 hingga 59 tahun serta lansia diatas 60 tahun. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sesungguhnya optimalisasi pelaksanaan vaksin dapat menggunakan interval masa penyuntikan minimal 14 hari maksimal 28 hari.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Bencana di Sumatera Jadi Peringatan, Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Hutan dan Tekan Deforestasi

    December 15, 2025

    Bupati Ardiansyah Beri Dukungan PWI Kutim Berlaga di Porwada Kaltim

    December 14, 2023

    Pemkab Kutim Akselerasi Peningkatan Program KB Melalui SDM Kompeten

    November 25, 2023

    Pemkab Kutim Gagas Aplikasi Stunting Untuk Percepatan Penanganan

    November 23, 2023

    Disnakertrans Kutim Kebut Program Pengembangan Transmigran

    November 22, 2023

    Muhammad Syarif: 100.000 Blangko E-KTP Tersedia, Kutai Timur Bebas Isu Blanko Kosong

    November 21, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendaftar Pesantren di Kaltim Menurun, Kemenag Singgung Dampak Rentetan Kasus Kekerasan

    SittiJuly 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sejumlah pondok pesantren di Kalimantan Timur (Kaltim) kehilangan peminat pada penerimaan santri…

    Disdikbud Kaltim Akui Belum Punya Indikator Ukur Dampak Gratispol

    July 29, 2026

    Andi Satya Nyatakan Siap Jika Diberi Mandat Pimpin Golkar Samarinda

    July 29, 2026

    Jembatan Kritis Ancam Keselamatan Warga, Gubernur Minta Penanganan Diprioritaskan

    July 29, 2026

    Soroti Antrean Panjang SPBU, Wawali Minta HISWANA MIGAS Benahi Distribusi BBM

    July 28, 2026
    1 2 3 … 3,245 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.