Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    LAN Dorong Kebijakan Publik Lebih Tajam dan Berdampak Lewat Penyusunan Policy Paper

    Mei 26, 2026

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    Wagub Kaltim Diseret dalam Isu Aksi Demonstrasi, Gerindra Imbau Publik Tidak Terprovokasi

    Mei 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Insentif Guru Honor Telat, Dewan Desak Perbaiki Sistem Data
    DPRD Kaltim

    Insentif Guru Honor Telat, Dewan Desak Perbaiki Sistem Data

    MartinusBy MartinusMei 25, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Isu mengenai keterlambatan pencairan insentif bagi guru honorer swasta di Kalimantan Timur kembali mencuat ke permukaan.

    Keluhan yang datang dari berbagai daerah menjadi sorotan serius bagi DPRD Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Komisi IV yang membidangi pendidikan.

    Darlis Pattalongi, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, dengan nada prihatin menegaskan bahwa keterlambatan ini bukan sekadar urusan administratif belaka, melainkan menyangkut hak dasar tenaga pendidik yang selama ini turut menopang keberlangsungan pendidikan di sekolah swasta.

    Dalam keterangannya pada Jumat, 23 Mei 2025, Darlis menyebut bahwa insentif yang seyogianya menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi guru honorer, justru berubah menjadi beban karena lambatnya proses pencairan.

    Ia menilai bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh tahapan administratif berjalan lancar, terutama dalam hal akurasi data dasar guru yang dikirimkan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

    “Penyaluran insentif itu sebenarnya sangat bergantung pada pemerintah daerah, terutama bagaimana mereka menyampaikan data dasar guru ke Kementerian,” ujar Darlis.

    Menurutnya, akar persoalan yang kerap memicu keterlambatan terletak pada ketidaksinkronan antara data yang dimiliki sekolah, dinas pendidikan daerah, dan pihak kementerian. Ketika informasi yang dimasukkan ke dalam sistem nasional tidak akurat atau tidak lengkap, maka proses pencairan yang bergantung pada validitas data pun mengalami hambatan.

    Ia menyoroti pentingnya sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai instrumen krusial dalam proses penyaluran insentif. Dapodik sejatinya dirancang untuk menyatukan seluruh data pendidikan agar menjadi dasar perumusan kebijakan. Namun, dalam praktiknya, ketidaktelitian dalam penginputan dan lemahnya koordinasi antarpihak menyebabkan manfaat sistem ini tidak bisa dirasakan maksimal.

    “Data dari sekolah ke dinas, lalu ke pusat, itu harus benar-benar sinkron. Kalau tidak, ya prosesnya pasti lambat,” tegas Darlis, menekankan perlunya konsistensi dan akurasi dalam setiap tahapan pelaporan data.

    Ia mendesak agar Kementerian Pendidikan serta Dinas Pendidikan Kalimantan Timur segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme kerja Dapodik.

    Perbaikan sistem, menurut Darlis, tidak cukup dilakukan secara teknis, tetapi juga perlu didukung oleh komitmen antarlembaga agar tidak ada lagi guru honorer yang terjebak dalam ketidakpastian haknya.

    Lebih jauh, Darlis mengingatkan bahwa kondisi kesejahteraan guru honorer di sektor swasta masih jauh dari ideal. Mereka bekerja dalam keterbatasan, sering kali tanpa jaminan masa depan yang jelas, dan hanya mengandalkan insentif sebagai tambahan penghasilan yang dapat menopang kebutuhan dasar mereka.

    Ketika insentif itu terlambat datang, sambung Darlis, dampaknya bukan hanya pada psikologis, tapi juga pada kualitas hidup mereka sehari-hari.

    “Kalau melihat kebutuhan para guru honorer saat ini, sudah pasti masih sangat kurang. Maka jangan sampai insentif yang seharusnya membantu, malah terlambat disalurkan dan memperparah keadaan mereka,” ucapnya.

    Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Samarinda itu berharap ke depan tidak ada lagi sikap abai dari pemerintah terhadap nasib para guru honorer swasta.

    Ia menekankan bahwa kehadiran mereka dalam sistem pendidikan sangat strategis, terlebih di wilayah-wilayah yang tidak seluruhnya dapat dijangkau oleh tenaga pendidik negeri.

    Darlis Pattalongi DPRD Kaltim Guru Honorer Insentif Guru
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    Wagub Kaltim Diseret dalam Isu Aksi Demonstrasi, Gerindra Imbau Publik Tidak Terprovokasi

    Mei 26, 2026

    Polemik Grup Chat DPRD Kaltim Masuk Ranah Etik, BK Siapkan Pemanggilan dan Mediasi

    Mei 26, 2026

    Lahan Sawit 2 Hektare Hancur Diterjang Lumpur, Warga Tolak Tawaran Ganti Rugi Rp70 Juta dari Perusahaan

    Mei 26, 2026

    Sawit Warga Loa Janan Rusak Diterjang Lumpur, Tiga Perusahaan Tambang Didesak Bertanggung Jawab

    Mei 26, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    LAN Dorong Kebijakan Publik Lebih Tajam dan Berdampak Lewat Penyusunan Policy Paper

    R’syaMei 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara LAN (Lembaga Administrasi Negara) RI…

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    Wagub Kaltim Diseret dalam Isu Aksi Demonstrasi, Gerindra Imbau Publik Tidak Terprovokasi

    Mei 26, 2026

    Polemik Grup Chat DPRD Kaltim Masuk Ranah Etik, BK Siapkan Pemanggilan dan Mediasi

    Mei 26, 2026

    Lahan Sawit 2 Hektare Hancur Diterjang Lumpur, Warga Tolak Tawaran Ganti Rugi Rp70 Juta dari Perusahaan

    Mei 26, 2026
    1 2 3 … 3,107 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.