Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Imbas Macet Parah, Jalan Gatot Subroto II Jadi Satu Arah
    Pemkot Samarinda

    Imbas Macet Parah, Jalan Gatot Subroto II Jadi Satu Arah

    LarasBy LarasNovember 21, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Imbas kemacetan yang tak kunjung usai, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda membuat sistem satu arah atau one way di simpang tiga antara Jalan Gatot Subroto II, Jalan S Parman dan merambah sampai ke Jalan Camar.

    Teks: Jalan Gatot Subroto II jadi satu arah imbas kemacetan di SPBU

    Kepala Dishub Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu menjelaskan sistem one way diberlakukan, setelah tindak lanjut kemacetan yang tetap terjadi setelah langkah pertama penghentian penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di SPBU setempat.

    Diketahui, penyebab utama kemacetan yang mengular dari Jalan Gatot Subroto II hingga Jalan Camar disebabkan adanya antrean BBM Pertalite di SPBU yang berada tepat di pertigaan jalan atau yang berlokasi di depan Planet Swalayan Samarinda.

    Setelah pemerintah dengan tegas melarang penjualan pertalite di SPBU tersebut, kemacetan masih terjadi dan terus membuat keresahan baik penggunaan jalan maupun tempat usaha di sekitarnya, yang terdampak penutupan akses keluar masuk bagi pelanggan mereka.

    “Karena semakin tinggi volume lalu lintas namun kapasitas luas jalan tidak bisa dikembangkan secara fisik jadi salah satu ruas jalan kita jadikan sistem satu arah,” kata Hotmarulitua Manalu, Kamis (21/11/2024).

    Manalu menggambarkan skema lalu lintasnya. Bagi pengendara yang lewat dari arah Jalan S Parman yang ingin menuju Jalan Camar, boleh melewati Jalan Gatot Subroto II atau belok kiri setelah Planet Swalayan.

    Bagi pengendara dari arah Jalan Gatot Subroto I yang ingin ke Jalan S Parman atau ke Jalan Ahmad Yani, sudah tidak bisa lewat di Jalan Gatot Subroto II. Jadi pengendara harus lewat Jalan Camar dan menuju perempatan supaya bisa ke arah tujuan tadi. Begitupun bagi pengendara dari Jalan Camar yang ingin ke S Parman, sudah tidak lagi bisa melewati jalan tersebut.

    Manalu menegaskan sistem one way ini berlaku sejak hari ini atau 21 November 2024 dan seterusnya. Pihaknya akan terus mengevaluasi rute baru ini dan melihat keefektifannya. Walau diakuinya, cara ini adalah yang terbaik dari hasil pengkajian yang dilakukan sebelumnya.

    “Kita harapkan masyarakat bisa tertib berlalu lintas dan tertib dalam berkendara, berperilaku, patuhi aturan-aturan lalu lintas yang ada,” tekannya.

    Terakhir, Manalu menyampaikan akan ada pembahasan lebih lanjut terkait sistem one way yang akan diberlakukan di jalan lainnya, seperti Jalan Agus Salim dan Jalan Abdul Hasan. Kedua jalan ini juga sering mengalami penumpukan kendaraan parah.

    “Namanya suatu kebijakan pasti ada pro dan kontranya tinggal bagaimana kita menyikapinya bagaimana masyarakat kita belajar untuk beradaptasi dan tertib berlalu lintas,” pungkasnya.

    BBM Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu Macet
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Dishub Samarinda Finalisasi Parkir Berlangganan, Target Awal 300 Ribu Kendaraan

    Agustus 28, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Akan Panggil Dishub Bahas Antrean BBM

    Agustus 28, 2026

    Perda Transportasi Samarinda Berlakukan Sanksi Parkir Sembarangan hingga Rp3 Juta

    Agustus 26, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Disiapkan Tekan Jukir Liar dan Kebocoran PAD

    Agustus 11, 2026

    Dishub Samarinda Perketat Parkir di Teras Tahap II, Median Jalan Bakal Dipagar

    Agustus 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Ratu ArifanzaAgustus 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Masyarakat juga perlu memiliki kemampuan memahami informasi, serta perkembangan yang terjadi di sekitarnya.…

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Andi Harun Sebut Jadi “Paru-Paru Baru” di Tepi Mahakam

    Agustus 30, 2026
    1 2 3 … 3,308 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.