Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga dan IGTKI Gelar Pelatihan 3 Hari, Perkuat Pemahaman Pembelajaran Mendalam Guru PAUD

    April 27, 2026

    Harga Minyak Goreng Naik Tipis, Pedagang Kelontong di Samarinda Jual Mulai Rp20 Ribu per Liter

    April 27, 2026

    Diterpa Kritik, Rudy Mas’ud Hentikan Peran Keluarga di TGUPP dan Siap Tanggung Biaya Fasilitas Nonprioritas

    April 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Hetifah Singgung Pemerintah Jangan Acuh Tak Acuh pada Swasta
    Nasional

    Hetifah Singgung Pemerintah Jangan Acuh Tak Acuh pada Swasta

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 29, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Kelulusan siswa-siswi SMA/SMK dan sederajat yang akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi sering terhalang dengan adanya penerimaan mahasiswa perguruan tinggi negeri yang terbatas.

    Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan pemerintah harus melihat keberadaan perguruan tinggi swasta sebagai pihak yang berkontribusi dalam peningkatan sumber daya manusia di Indonesia.

    “Pemerintah jangan lepas tangan, karena swasta berkontribusi kepada masyarakat dengan menyediakan pendidikan bagi mereka yang tidak bisa diserap universitas negeri,” kata Hetifah saat mengisi Podcast Kabar Tuntas di S-Caffe pada Sabtu, (29/6/2024).

    Dirinya menyebutkan, saat ini pemberian dana bantuan operasional sekolah (BOS) tidak hanya diberikan kepada sekolah maupun perguruan tinggi negeri melainkan juga swasta.

    Menurutnya hal ini diperlukan untuk meningkatkan sumber daya manusia yang juga menjadi hak setiap jiwa untuk mendapatkan pendidikan baik dari negeri maupun swasta.

    Tidak hanya itu, lebih lanjut dirinya menjelaskan dalam ranah sumber daya manusia di tingkat pengajar juga mengalami hal serupa yaitu pengangkatan guru honorer ke P3K yang diharuskan pindah ke sekolah negeri dan meninggalkan sekolah swasta.

    “Pengangkatan guru honorer ke P3K, dipindah ke sekolah negeri, padahal awalnya mengajar sekolah swasta tertentu sehingga swasta harus kehilangan guru berkompeten, harus merekrut ulang dan mendidik,” jelasnya.

    Bagi Hetifah, swasta merupakan bagian dari elemen penting peningkatan SDM di Indonesia sehingga wajib mendapatkan perhatian yang tidak kalah dengan pendidikan negeri.

    “Kemudian yang dibina swasta juga merupakan anak-anak kita, untuk apa dibeda-bedakan,” kritik Hetifah.

    Tidak hanya kontribusi swasta, Hetifah juga mengajak pada orang tua yang memiliki kecukupan dana untuk menyalurkan pembiayaan pada pendidikan putra-putrinya.

    Mengenai pembayaran, lanjut Hetifah, sering kali orang yang memiliki kecukupan juga tidak mengindahkan kontribusinya.

    “Padahal ilmu itu memang mahal, karena ilmu itu bernilai,” pungkasnya.

    BOS Hetifah Sjaifudian Wakil Ketua Komisi X DPR RI
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga dan IGTKI Gelar Pelatihan 3 Hari, Perkuat Pemahaman Pembelajaran Mendalam Guru PAUD

    Andika SaputraApril 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kolaborasi antara Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kalimantan Timur (Kaltim) dan…

    Harga Minyak Goreng Naik Tipis, Pedagang Kelontong di Samarinda Jual Mulai Rp20 Ribu per Liter

    April 27, 2026

    Diterpa Kritik, Rudy Mas’ud Hentikan Peran Keluarga di TGUPP dan Siap Tanggung Biaya Fasilitas Nonprioritas

    April 26, 2026

    Puncak Stelling Wakili Kaltim ke Nasional, Tawarkan Wisata 24 Jam dan Jejak Sejarah

    April 26, 2026

    Resmi Nahkodai PAN Kaltim, Erwin Izharuddin Dilantik Zulhas di Hadapan Ribuan Kader

    April 26, 2026
    1 2 3 … 3,075 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.