Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Harga Pangan Bergerak Jelang Ramadan, DP2KUKM Kaltim Tegaskan Belum Ada Kelangkaan
    Diskominfo Kaltim

    Harga Pangan Bergerak Jelang Ramadan, DP2KUKM Kaltim Tegaskan Belum Ada Kelangkaan

    RidhoBy RidhoFebruari 9, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bidang Perdagangan DP2KUKM Kaltim, Ali Wardana saat ditemui awak media (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pergerakan harga bahan pokok menjelang Ramadan dinilai sebagai kondisi yang wajar, khususnya pada komoditas pangan yang memiliki daya simpan pendek.

    Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DP2KUKM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Ali Wardana. Ia mengatakan tidak semua komoditas bahan pokok mengalami kenaikan harga dengan pola yang sama.

    “Beberapa komoditas seperti beras dan gula cenderung lebih stabil karena dapat dipantau secara mingguan. Berbeda halnya dengan cabai yang menjadi komoditas paling fluktuatif sehingga harus dipantau setiap hari,” ungkapnya Senin, 9 Februari 2026.

    Menurutnya, perubahan harga cabai ini dapat terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Hal ini disebabkan karakteristik cabai yang tidak tahan lama serta sangat bergantung pada ketersediaan pasokannya.

    “Cabai pergerakannya sangat cepat. Hari ini bisa naik, besok bisa turun karena daya simpannya sangat pendek,” katanya.

    Selain itu, produksi cabai lokal di Kaltim saat ini belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pasar. Kondisi tersebut, membuat pasokan masih bergantung pada daerah lain, sehingga harga sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusinya.

    Meski terdapat pergerakan harga, Ali menegaskan kondisi tersebut belum bisa dikategorikan sebagai kelangkaan. Pemerintah terus melakukan langkah antisipasi untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan tidak terjadi kekosongan di pasaran.

    Pemantauan harga bahan pokok dilakukan secara rutin setiap hari melalui aplikasi milik Kementerian Perdagangan. Data dihimpun dari pasar-pasar pantau di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim, kemudian diverifikasi di tingkat provinsi sebelum dilaporkan ke pemerintah pusat.

    Ia menyebut, pemantauan harian ini menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga serta mendeteksi potensi gejolak sejak dini. Dengan pemantauan intensif, pemerintah dapat mengambil langkah cepat apabila terjadi lonjakan harga signifikan.

    “Secara umum pasokan masih aman. Ada gejolak harga, tetapi masih dalam batas wajar menjelang Ramadan,” pungkasnya.

     

    Ali Wardana Bulan Ramadan DP2KUKM Harga Bahan Pokok
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik status kepemilikan lahan di kawasan Perumahan Korpri Loa Bakung Kota Samarinda…

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    Mei 20, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026
    1 2 3 … 3,099 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.