Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Mei 10, 2026

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Harga Karet Anjlok, Petani Prangat Selatan Terdesak Jual ke Tengkulak
    Diskominfo Kukar

    Harga Karet Anjlok, Petani Prangat Selatan Terdesak Jual ke Tengkulak

    Nur AjijahBy Nur AjijahApril 3, 2025Updated:Mei 30, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks : Kades Prangat Selatan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Kepala Desa Prangat Selatan, Kecamatan Marangkayu Sarkono mengungkapkan harga karet yang sebelumnya mencapai Rp13 ribu per kilogram kini hanya berada di kisaran Rp11 ribu per kilogram.

    Harga Karet di tingkat petani terus mengalami penurunan tajam sejak Maret hingga awal April 2025. Penurunan ini disebut akibat terhentinya aktivitas pengolahan di pabrik milik PT Multi Kusuma Cemerlang (MKC).

    “Alasannya, penyimpanan yang lama membuat karet menyusut dan uang tidak berputar. Karena itu, mereka menekan harga,” ujar Sarkono saat dikonfirmasi, Kamis, 3 April 2025.

    Kondisi ini membuat petani terpaksa menjual hasil panen kepada tengkulak meski dengan harga di bawah pasar. Hal ini berdampak langsung pada pendapatan harian petani yang bergantung penuh pada penjualan karet untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.

    Sebagai solusi jangka panjang, Sarkono mendorong pemerintah daerah dan pusat untuk menghadirkan langkah konkret.

    Ia mengusulkan program revitalisasi perkebunan karet dengan menjadikan Prangat Selatan sebagai pusat Perkebunan Inti Rakyat (PIR). Skema ini dinilai mampu meningkatkan akses petani terhadap infrastruktur pengolahan dan memperkuat posisi tawar mereka di pasar.

    Salah satu bentuk revitalisasi yang diharapkan adalah pembangunan pabrik mini pengolahan karet di tingkat desa. Menurut Sarkono, keberadaan pabrik ini dapat meningkatkan nilai tambah komoditas dan mengurangi ketergantungan pada tengkulak.

    “Harapannya, petani bisa lebih mandiri dalam mengelola hasil perkebunan mereka tanpa harus bergantung pada fluktuasi harga pasar yang tidak menentu,” jelasnya.

    Langkah awal menuju revitalisasi ini telah dilakukan sejak tahun lalu melalui kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar dengan Institute for Research and Empowerment (IRE) Yogyakarta dalam menyusun cetak biru kawasan Perkebunan PIR Lestari.

    Lima desa yang tergabung dalam program ini antara lain Prangat Selatan, Prangat Baru, Makarti, Bunga Putih, dan Sambera Baru.

    Selain itu, Sarkono juga berharap agar program Koperasi Merah Putih dari pemerintah pusat segera terealisasi. Koperasi ini diharapkan menjadi jembatan antara petani dan pasar agar penjualan karet dapat dilakukan langsung tanpa perantara.

    “Jika koperasi ini bisa membeli langsung dari petani dengan harga yang kompetitif, maka kesejahteraan petani akan lebih terjamin,” tandasnya. (Adv)

    Desa Prangat Harga karet Kukar Pemkab Kukar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Targetkan 2027 Tak Ada Sekolah Rusak, Kekurangan Guru Produktif Jadi Sorotan

    April 14, 2026

    Pantai Pemedas Diserbu Wisatawan, Warga Sanga-Sanga Manfaatkan Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Pantai Pemedas Samboja Dipadati Pengunjung, Wisatawan Nikmati Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Kukar Terdepan Tekan Stunting di Kaltim, Rendi Soroti Peran Ketahanan Fiskal Daerah

    November 18, 2025

    Aulia-Rendi Undang Media, Silakan Kritik Kami No Baper

    Juli 2, 2025

    Aulia Resmi Dilantik, Kukar Idaman akan Jadi Prioritas di 100 Hari Pertama

    Juni 23, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Ratu ArifanzaMei 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang padat dan gaya hidup serba cepat, banyak orang…

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026
    1 2 3 … 3,090 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.