Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Hadirnya Lumba – Lumba di Yakini Perairan Bontang Masih Bagus dan Terjaga
    Advertorial

    Hadirnya Lumba – Lumba di Yakini Perairan Bontang Masih Bagus dan Terjaga

    MartinusBy MartinusMei 23, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email


    Foto : Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, Aji Erlinawati,
    Insitekaltim,Bontang – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, Aji Erlinawati, meyakini perairan laut di Kota Bontang masih bagus dan terjaga, hal itu di buktikan dengan kemunculan lumba-lumba di pesisir Tanjung Limau, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, beberapa waktu lalu.
    ” Munculnya lumba lumba ini, hingga ke pesisir tentu ini menandakan lingkungan Bontang masih bagus, dan terjaga hingga kita masih menemui hewan mamalia ini,” ujarnya di ruangan kerjanya, Kamis (23/5/2019).
    Menurutnya, meskipun Bontang memiliki industri yang beroprasi di laut, tentu tidak menggangu ekosistem didalamnya, hal ini dibuktikan dengann masih banyak hewan yang dilindungi hidup diperairan Bontang.
    “Dengan industri yang sedikit banyaknya laut tercemar dengan limbah, namun tidak menggangu ekosistem, semuanya masih dibatas ambang kewajaran, sehingga kita masih bisa menemukan hewan hewan laut yang di lindungi, seperti lumba – lumba, penyu ikan napoleon,”jelasnya.

    Selain itu, dirinya mengatakan, dengan masih di temukan lumba lumba juga membuktikan, kesadaran masyarakat akan hewan yang di lindungi ini cukup tinggi, Dirinya berharap agar masyarakat tidak menangkap ikan yang sudah mulai punah keberadaannya.
    “Saya dengar dua tahun lalu, lumba lumba juga pernah kepesisir, dan laporan nelayan mendapati lumba lumba, lalu kemudian di usir ke tengah laut. Ini tentu kesadaran masyarakat yang tinggi, tidak menangkap lalu menjual belikan,” jelasnya.
    Lebih lanjut, ia mengatakan, munculnya lumba lumba hingga ke pesisir, lantaran air yang tinggi, dan luasnya wilayah bermain dan mencari makanan bagi hewan mamalia tersebut, sehingga ia sampai ke pesisir Bontang.
    “Karena tempat mainnya luas, dan banyak ikan kecil, sehingga ia sampai ke pesisir, dan anggapan terjebak itu tidak benar, lumba lumba itu hanya dua hari, begitu air sudah turun dia kembali lagi ke tengah laut,”pungkasnya.(yanti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    IraSeptember 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran lahan di kawasan Talang Sari, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda, kembali muncul…

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,364 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.