Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Gubernur Kaltim Tegaskan Pendidikan Gratis Investasi Masa Depan
    Diskominfo Kaltim

    Gubernur Kaltim Tegaskan Pendidikan Gratis Investasi Masa Depan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 24, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Rudy Mas’ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Rudy Mas’ud menjadi narasumber program talk show Selamat Pagi Indonesia di Metro TV dengan tema Program Gratispol di Provinsi Kaltim. Acara berlangsung di Studio Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu, 23 Agustus 2025.

    Dalam dialog bersama host Vallencia Melvinsky, Gubernur menegaskan bahwa pendidikan gratis merupakan kebutuhan mendesak sekaligus investasi paling berharga bagi bangsa. Menurutnya, keterbatasan akses masyarakat terhadap pendidikan masih menjadi tantangan besar yang harus diatasi pemerintah.

    “Kita bisa melihat bagaimana kemampuan masyarakat, dan pada dasarnya sebagian besar masyarakat kita masih sulit untuk mengenyam pendidikan. Itu terbukti dari masih sedikitnya jumlah masyarakat yang melanjutkan sampai perguruan tinggi,” ujarnya.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), masyarakat yang menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi baru sekitar 7 persen untuk jenjang S1, sementara lulusan S2 hanya 0,3 persen. Kondisi tersebut, kata Gubernur, menunjukkan betapa pentingnya pendidikan sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

    “Untuk mendapatkan sumber daya manusia yang tinggi, tidak bisa hanya mengandalkan sumber daya alam. Yang paling utama adalah sumber daya manusia. Itu bukan cost, tetapi investasi. Sumber daya alam akan habis, tapi manusia akan terus ada dan berkelanjutan,” tegasnya.

    Pemerintah Provinsi Kaltim, lanjutnya, menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. Program Gratispol menggratiskan biaya sekolah mulai jenjang SMA sederajat yang menjadi kewenangan pemprov, hingga perguruan tinggi S1, S2, bahkan S3, baik di kampus negeri maupun swasta.

    “Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, 105 kecamatan, dan 1.038 kelurahan serta desa, semua anak-anak wajib bersekolah. Bahkan seragam, sepatu, hingga tas sekolah juga ditanggung pemerintah,” jelasnya.

    Selain pendidikan, Gratispol juga menyentuh aspek keagamaan melalui program perjalanan religi gratis untuk seluruh umat beragama. Mulai dari Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Konghucu, semua mendapat kesempatan yang sama.

    Program lain yang tak kalah penting adalah subsidi biaya administrasi kepemilikan rumah sesuai program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pembangunan 3 juta rumah. Pemprov Kaltim menanggung biaya administrasi sekitar Rp10 juta per unit, bekerja sama dengan sejumlah bank di daerah.

    Tak berhenti di situ, Gratispol juga menghadirkan layanan internet gratis di desa-desa. Dari total 841 desa di Kaltim, saat ini 441 desa atau sekitar 52 persen telah terhubung layanan internet.

    “Kita harapkan seluruh desa di Kaltim sudah menikmati akses digitalisasi pada tahun depan,” pungkasnya.

    Dengan berbagai program tersebut, Pemprov Kaltim optimis mampu mencetak generasi emas yang berkualitas dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Kaltim yang unggul dan berkelanjutan.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.