Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Gubernur Absen Lagi di Paripurna, Ketua DPRD Buka Suara
    DPRD Kaltim

    Gubernur Absen Lagi di Paripurna, Ketua DPRD Buka Suara

    AminahBy AminahJuli 21, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketidakhadiran Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dalam Rapat Paripurna ke-25 DPRD Kaltim kembali menjadi sorotan. Untuk kesekian kalinya secara berturut-turut, tidak satu pun pimpinan daerah Gubernur, Wakil Gubernur, atau Sekretaris Daerah hadir secara fisik dalam rapat penting tersebut. Kondisi ini memicu kritik internal dan mendorong Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud buka suara.

    Sesuai tata tertib DPRD Kaltim, jika Gubernur tidak bisa hadir dalam rapat resmi seperti paripurna, kehadiran harus didelegasikan secara berjenjang kepada Wakil Gubernur, Sekda, atau pejabat struktural seperti Asisten I, II, atau III.

    “Kalau Gubernur tidak bisa, ya Wakil. Kalau Wakil juga tidak bisa, Sekda. Kalau tidak bisa lagi, setidaknya ada Asisten. Ruang sidang tidak boleh kosong dari unsur eksekutif,” ujar Hasanuddin pada Senin 21 Juli 2025.

    Ketidakhadiran kali ini disebabkan Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda sedang mengikuti rapat virtual bersama Presiden Prabowo Subianto dalam peluncuran program 8.000 Koperasi Merah Putih serentak secara nasional. Meskipun kegiatan itu dianggap penting, Hasanuddin tetap mendorong agar ada satu perwakilan hadir di ruang paripurna.

    “Ke depan, harus ada pejabat tinggi dari eksekutif yang hadir secara fisik. Ini bukan hanya soal protokoler, tapi penghormatan terhadap lembaga legislatif,” tuturnya.

    Kritik keras sempat disuarakan Syahariah Mas’ud, Anggota Komisi IV dari Fraksi Golkar sekaligus kakak kandung Gubernur Kaltim. Ia menyebut paripurna sebagai forum resmi yang menyangkut kepentingan rakyat, sehingga kehadiran kepala daerah semestinya menjadi prioritas.

    “Kalau terus diwakili staf ahli, publik bisa menilai ini sebagai bentuk ketidakhadiran tanggung jawab politik,” katanya.

    DPRD telah menyerahkan jadwal paripurna untuk satu bulan penuh kepada protokoler pemerintah provinsi. Langkah ini dimaksudkan agar agenda bisa disesuaikan lebih awal tanpa tumpang tindih.

    “Koordinasi sudah kami lakukan. Jadwal lengkap sudah diberikan sejak awal bulan. Jadi kita harap pemprov menyiapkan kehadiran eksekutif dengan lebih tertib,” ucap Hasanuddin.

    Meski sempat menuai perbedaan pendapat, hubungan DPRD dan Pemprov Kaltim tetap berjalan baik. Bagi Hasanuddin, dinamika seperti ini merupakan bagian dari demokrasi.

    “Ini bukan soal konflik, tapi perbaikan ke depan. Kami tetap solid. Tapi sinergi perlu diperkuat, terutama dalam agenda publik seperti paripurna,” tutupnya.

    Fraksi Golkar Hasanuddin Mas'ud Rapat Paripurna
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026

    Ratusan Kapal Beraktivitas di Muara Berau, Potensi PAD Kaltim Masih Dihitung

    Oktober 1, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur

    Juli 27, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    AminahOktober 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur…

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    TNI Siapkan Kluster Pertanian hingga Perikanan, Kaltim Bidik Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,375 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.