Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Groundbreaking Hotel Syariah Pertama di Kaltim Awang : Memadukan Potensi PAD dan Wisata Religi
    Nasional

    Groundbreaking Hotel Syariah Pertama di Kaltim Awang : Memadukan Potensi PAD dan Wisata Religi

    MartinusBy MartinusMei 24, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    INSITEKALTIM SAMARINDA – Kembali bumi Benua Etam khususnya Kota Samarinda memiliki sarana pendukung untuk pengembangan pariwisata berupa hotel syariah pertama bernama PrimeBiz Hotel Samarinda.
    Investasi yang digelontorkan untuk membangun hotel ini sebesar Rp250 miliar. Namun secara keseluruhan investasi hotel syariah ini mencapai Rp400 miliar, termasuk lahan. Bangunan hotel ini diperkirakan rampung dalam kurun waktu dua tahun. Lokasinya di kawasan Masjid Baitul Muttaqien Islamic Centre Jalan Slamet Riyadi Samarinda. Groundbreaking dilakukan langsung oleh Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak.
    Menurut Gubernur, keberadaan hotel syariah ini akan menambah fasilitas Samarinda menuju kota MICE (meeting, incentive, convention and exhibition) terutama pariwisata.
    “Ini investor datang membawa duit. Nah, kebetulan kita mengembangkan pariwisata religi. Maka, dibangunlah hotel tetapi berkonsep Islami atau hotel syariah,” kata Gubernur Awang Faroek, Rabu (23/5/2018).
    Kaltim lanjutnya, memiliki potensi kepariwisataan yang besar termasuk wisata rohani atau wisata religi yang memerlukan dukungan ketersediaan fasilitas bagi wisatawan luar.
    Selain Masjid Baitul Muttaqien Islamic Centre juga terdapat banyak lokasi atau kawasan wisata religi yang bisa dikunjungi para wisatawan dari luar Kaltim baik domestik maupun mancanegara.
    Terhadap tata kelola secara syariah, tegas gubernur, ada undang-undang yang mengaturnya dan pengawasan bisa melibatkan jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI).
    “Jelas tidak ada larangan membangun hotel syariah di sekitar tempat ibadah dan undang-undangnya ada itu. Kita libatkan MUI dalam pengawasannya nanti,” jelasnya.
    Pembangunan hotel syariah ini ungkapnya, selain menambah fasilitas pariwisata juga meningkatkan ekonomi, termasuk pendapatan asli daerah (PAD) dan penyerapan tenaga kerja.
    “Kita wajib bersyukur ada orang datang bawa duit untuk investasi. Ekonomi daerah bisa tumbuh dan tenaga kerja terserap. Selain kemiskinan juga pengangguran berkurang,” tegasnya.
    Sementara itu Direktur PT Wijaya Utama Lestari EA Chairun mengatakan untuk memperoleh sertifikat hotel syariah sesuai ketentuan harus melalui proses yang panjang.
    “Sertifikat syariah diterbitkan Dewan Syariah MUI Pusat untuk sarana dan prasarana hotel harus sesuai aturan sarana dan ketentuan syariah. Setelah terbangaun kembali diverifikasi instansi terkait termasuk MUI Kaltim dan MUI Kota Samarinda,” ujar Chairun.
    Tampak hadir Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan H Ichwansyah, Pj Walikota Samarinda H Zairin Zain dan Ketua MUI Kaltim H Hamri Has, Vice Presiden Marketing Prime Plaza Hotel dan Resort Yusak Anshori, Pembina Forum Kebangsaan Kaltim HM Jos Soetomo serta jajaran FKPD dan OPD lingkup Pemprov Kaltim. (yans/sul/adv)
     
     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026

    Menaker Yassierli Tinjau Posko THR Idulfitri 2026

    Maret 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.