Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Agustus 20, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Gerakan Aktifkan Posyandu 2024, Upaya Nyata Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer di Kaltim
    Diskominfo Kaltim

    Gerakan Aktifkan Posyandu 2024, Upaya Nyata Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer di Kaltim

    Adit MustafaBy Adit MustafaJuni 6, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Lansia yang sedang diperiksa dalam program Posyandu Integrasi Layanan Primer (Diskominfo Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Balikpapan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengunjungi sejumlah posyandu di Balikpapan untuk mendukung program Posyandu Integrasi Layanan Primer (Posyandu ILP) pada Kamis (6/6/2024).


    Kunjungan bertujuan mengoptimalkan fungsi posyandu dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Aktifkan Posyandu 2024 yang berlangsung dari 5 hingga 7 Juni 2024.

    Kunjungan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kaltim Fitnawati yang menegaskan betapa penting peran posyandu dalam mendukung kesehatan masyarakat.

    “Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan. Melalui program integrasi layanan primer ini, kami ingin memastikan bahwa posyandu mampu memberikan pelayanan yang optimal,” tuturnya.

    Selain untuk mendukung program Posyandu ILP, kunjungan ini juga bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi kinerja posyandu serta memastikan bahwa layanan kesehatan primer berjalan dengan baik dan terintegrasi.

    Tim Dinkes Kaltim meninjau berbagai aspek layanan posyandu, termasuk pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan status gizi serta upaya promotif dan preventif lainnya.

    Dalam kunjungan tersebut, dilakukan juga diskusi dengan kader posyandu dan masyarakat setempat untuk mendengar langsung masukan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan.

    Posyandu yang dikunjungi salah satunya adalah Posyandu Melati 2 di Kelurahan Kariangau, Balikpapan, yang telah menerapkan program integrasi layanan primer tersebut.

    Dengan tiga tujuan utama dari integrasi layanan primer ini yaitu mendekatkan layanan kepada masyarakat, memberikan pelayanan siklus hidup dari bayi hingga lansia serta pemantauan wilayah setempat.

    “Jika dulu pelayanan posyandu hanya khusus bayi balita, sekarang pendamping yang mengantarkan juga di-screening untuk mencegah penyakit yang akan timbul. Bahkan para lansia juga ikut diperiksa di sini,” terang Fitnawati.

    Perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten/Kota, Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur serta Tim Penggerak PKK Kaltim juga mengikuti kegiatan ini.

    Diharapkan dengan adanya program ini kualitas layanan kesehatan primer di Benua Etam dapat terus meningkat, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

    Dinkes Kaltim Fitnawati Posyandu 2024
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Rawan Penyakit Gigitan dan Sengatan, Jumlah Korban Didominasi Perempuan

    Agustus 7, 2026

    Rencana Pembangunan RSUD Baru Kutai Barat, Mulai 2027 Serap Anggaran Capai Rp297 Miliar

    Agustus 2, 2026

    Warga Diminta Segera Melapor Bila Muncul Riwayat Pemeriksaan Tak Dikenal di Satu Sehat

    Juli 31, 2026

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    Juli 30, 2026

    Dinkes Kaltim Genjot Cakupan Cek Kesehatan Gratis, Pelajar Jadi Sasaran Prioritas

    Juli 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Ratu ArifanzaAgustus 20, 2026

    Di antara wilayah Kecamatan Muara Komam, Desa Prayon hadir sebagai salah satu desa dengan wilayah…

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Pengabdian Dosen Dorong Penguatan Identitas Mamanda Kutai melalui Ecological Dramaturgy

    Agustus 20, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026
    1 2 3 … 3,287 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.