Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Gerakan Aktifkan Posyandu 2024, Upaya Nyata Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer di Kaltim
    Diskominfo Kaltim

    Gerakan Aktifkan Posyandu 2024, Upaya Nyata Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer di Kaltim

    Adit MustafaBy Adit MustafaJuni 6, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Lansia yang sedang diperiksa dalam program Posyandu Integrasi Layanan Primer (Diskominfo Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Balikpapan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengunjungi sejumlah posyandu di Balikpapan untuk mendukung program Posyandu Integrasi Layanan Primer (Posyandu ILP) pada Kamis (6/6/2024).


    Kunjungan bertujuan mengoptimalkan fungsi posyandu dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Aktifkan Posyandu 2024 yang berlangsung dari 5 hingga 7 Juni 2024.

    Kunjungan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kaltim Fitnawati yang menegaskan betapa penting peran posyandu dalam mendukung kesehatan masyarakat.

    “Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan. Melalui program integrasi layanan primer ini, kami ingin memastikan bahwa posyandu mampu memberikan pelayanan yang optimal,” tuturnya.

    Selain untuk mendukung program Posyandu ILP, kunjungan ini juga bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi kinerja posyandu serta memastikan bahwa layanan kesehatan primer berjalan dengan baik dan terintegrasi.

    Tim Dinkes Kaltim meninjau berbagai aspek layanan posyandu, termasuk pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan status gizi serta upaya promotif dan preventif lainnya.

    Dalam kunjungan tersebut, dilakukan juga diskusi dengan kader posyandu dan masyarakat setempat untuk mendengar langsung masukan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan.

    Posyandu yang dikunjungi salah satunya adalah Posyandu Melati 2 di Kelurahan Kariangau, Balikpapan, yang telah menerapkan program integrasi layanan primer tersebut.

    Dengan tiga tujuan utama dari integrasi layanan primer ini yaitu mendekatkan layanan kepada masyarakat, memberikan pelayanan siklus hidup dari bayi hingga lansia serta pemantauan wilayah setempat.

    “Jika dulu pelayanan posyandu hanya khusus bayi balita, sekarang pendamping yang mengantarkan juga di-screening untuk mencegah penyakit yang akan timbul. Bahkan para lansia juga ikut diperiksa di sini,” terang Fitnawati.

    Perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten/Kota, Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur serta Tim Penggerak PKK Kaltim juga mengikuti kegiatan ini.

    Diharapkan dengan adanya program ini kualitas layanan kesehatan primer di Benua Etam dapat terus meningkat, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

    Dinkes Kaltim Fitnawati Posyandu 2024
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Rawan Penyakit Gigitan dan Sengatan, Jumlah Korban Didominasi Perempuan

    Agustus 7, 2026

    Rencana Pembangunan RSUD Baru Kutai Barat, Mulai 2027 Serap Anggaran Capai Rp297 Miliar

    Agustus 2, 2026

    Warga Diminta Segera Melapor Bila Muncul Riwayat Pemeriksaan Tak Dikenal di Satu Sehat

    Juli 31, 2026

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    Juli 30, 2026

    Dinkes Kaltim Genjot Cakupan Cek Kesehatan Gratis, Pelajar Jadi Sasaran Prioritas

    Juli 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    R’syaAgustus 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekitar 34 persen perekonomian Kalimantan Timur masih (Kaltim) bertumpu pada sektor pertambangan…

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.