Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan
    Ekonomi

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    R’syaBy R’syaMei 29, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Divisi Layanan Manajemen Strategis dan Koordinasi Regional OJK Kaltim Kaltara, Ali Ridwan (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Divisi Layanan Manajemen Strategis dan Koordinasi Regional Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) Ali Ridwan mengatakan perkembangan teknologi digital telah membuka akses yang lebih luas terhadap berbagai layanan keuangan.

    Namun, kemudahan tersebut juga diiringi dengan meningkatnya risiko, terutama dari praktik judi online dan pinjaman online ilegal yang banyak menyasar kalangan muda.

    Menurutnya, dampak yang ditimbulkan tidak hanya berkaitan dengan kerugian finansial, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental, hubungan sosial, produktivitas, hingga masa depan seseorang.

    “Fenomena ini tidak hanya berdampak pada kondisi finansial, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental, hubungan sosial, produktivitas, bahkan masa depan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, literasi dan inklusi keuangan menjadi pondasi penting agar masyarakat mampu memahami, memilih dan menggunakan layanan keuangan secara bijak, aman dan bertanggung jawab,” terangnya.

    Hal itu disampaikan pada Sosialisasi CERIA (Cerdas Finansial Melalui Edukasi, Literasi dan Aksi) “Generasi Cerdas: Berdaya Tanpa Judi Online dan Pinjaman Ilegal” yang digelar di Gedung B OJK Kaltim Kaltara, Jumat, 29 Mei 2026.

    Ia menjelaskan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan berada di angka 80,51 persen.

    Sementara pada kelompok pelajar dan mahasiswa, indeks literasi keuangan tercatat sebesar 61,76 persen dengan indeks inklusi keuangan mencapai 84,42 persen.

    Data tersebut menunjukkan bahwa generasi muda telah cukup akrab dengan berbagai layanan keuangan, khususnya yang berbasis digital. Namun demikian, pemahaman terkait pengelolaan keuangan yang aman, sehat dan bertanggung jawab masih perlu terus diperkuat melalui edukasi yang berkelanjutan.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Forum Talenta Muda Kaltum Andi Angkasa Putra mengingatkan jangan mudah tergoda oleh berbagai tawaran keuntungan instan yang beredar di platform digital. Ia menyebut, judi online menjadi salah satu ancaman serius yang dapat menjerumuskan seseorang ke dalam persoalan keuangan yang berkepanjangan.

    “Judi online adalah tantangan besar bagi kita semua. Godaan mendapatkan kekayaan secara instan memang sangat besar, tetapi dampaknya bisa sangat fatal. Data pribadi dapat dieksploitasi, rekam jejak keuangan dapat bermasalah, bahkan masa depan bisa hancur karena keputusan yang salah hari ini,” tegasnya.

    Andi menilai sosialisasi yang digelar OJK merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran generasi muda agar lebih bijak dalam mengelola keuangan sekaligus menjaga keamanan identitas digital mereka.

    Ia pun mengajak untuk mengubah pola pikir dari mengejar keuntungan instan menjadi membangun kemandirian finansial melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan serta perencanaan keuangan yang matang.

    Melalui kegiatan ini, OJK Kaltim Kaltara berharap para pelajar, mahasiswa dan komunitas yang hadir dapat menjadi agen literasi keuangan di lingkungan masing-masing. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, masyarakat diharapkan mampu terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal serta semakin cerdas memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab.

    Kegiatan diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari pelajar SMP dan SMA, mahasiswa, serta perwakilan komunitas di Kalimantan Timur. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya OJK meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal yang kian marak di era digital.

    Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Faisal, Manajer Madya Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen (PEPK) OJK Kaltim Kaltara Angga Heryadi serta Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim Kaltara 2026 Sheilla Agista Rizky Jagung Praptama.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Harga Ayam Potong di Pasar Samarinda Masih Tinggi, Capai Rp60 Ribu

    September 19, 2026

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    Target PAD dari Tambat Kapal Rp28 Miliar Kaltim Terancam Molor

    September 17, 2026

    Belanja Online Jadi Tantangan, Pemkot Ingin Hidupkan Kembali Pasar Pagi Samarinda

    September 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.