Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 26, 2026

    Sawit Topang Ekonomi Kaltim, Kebun Rakyat Baru 233 Ribu Hektare dari Total 1,4 Juta

    Oktober 26, 2026

    Orado Samarinda Jajaki Peluang Tembus Kompetisi Olahraga Tingkat Daerah

    Oktober 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Gelombang Sedang Landa Pesisir Kaltim, Nelayan Harus Pantau Prakiraan BMKG Sebelum Melaut
    Lifestyle

    Gelombang Sedang Landa Pesisir Kaltim, Nelayan Harus Pantau Prakiraan BMKG Sebelum Melaut

    AminahBy AminahJuli 23, 2026Updated:Juli 23, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi aktivitas nelayan di perairan pesisir (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Aktivitas melaut di perairan pesisir Kalimantan Timur (Kaltim) masih dibayangi potensi gelombang sedang akibat pengaruh angin selatan.

    Teks: Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan. (Insitekaltim/Aminah)

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim meminta nelayan, pemancing, hingga operator transportasi laut tidak mengabaikan peringatan dini cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum berlayar.

    Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan mengatakan, angin selatan yang bergerak dari arah Maluku masih memengaruhi perairan pesisir Kaltim. Kondisi tersebut memicu gelombang laut berkisar 1,25 hingga 1,5 meter atau masuk kategori sedang.

    “Yang terdampak dari Balikpapan sampai Paser, termasuk Samboja. Di Kutai Kartanegara juga memungkinkan terdampak,” katanya.

    Sementara itu, perairan di wilayah utara Kaltim, seperti Kabupaten Berau, memiliki karakter cuaca yang berbeda karena lebih dipengaruhi angin dari arah utara. Meski demikian, masyarakat yang beraktivitas di laut tetap diminta mengikuti perkembangan prakiraan cuaca sebelum berangkat.

    Menurut Buyung, keselamatan harus menjadi pertimbangan utama ketika kondisi cuaca berubah cepat. Ia mengingatkan nelayan tidak memaksakan diri melaut apabila BMKG telah mengeluarkan peringatan dini.

    “Kalau sudah ada peringatan dini, sebaiknya pelayaran ditunda. Jangan memaksakan diri melaut saat cuaca tidak bersahabat,” ujarnya.

    Selain memantau informasi cuaca, BPBD mengingatkan setiap kapal memastikan kondisi mesin dan bahan bakar dalam keadaan memadai. Seluruh penumpang juga diminta menggunakan jaket pelampung serta membawa alat komunikasi yang berfungsi dengan baik sebagai langkah antisipasi jika terjadi keadaan darurat.

    Buyung juga meminta nelayan memberi tahu keluarga mengenai rute pelayaran dan perkiraan waktu kembali. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat proses pencarian apabila terjadi insiden di laut.

    “Uang atau ikan masih bisa dicari, tetapi kalau kondisinya ekstrem, ingat nyawa,” tegasnya.

    BPBD turut mengimbau para pemancing agar tidak berangkat sendirian dan segera mencari lokasi aman apabila menghadapi cuaca buruk atau badai di tengah laut.

    “Termasuk masyarakat pesisir diminta terus mengikuti pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG selama musim angin selatan masih berlangsung,” tandasnya.

     

    BMKG BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan Cuaca Nelayan pesisir laut
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Helmi Abdullah Dorong Sanggar Seni Jadi Ruang Pengembangan Keterampilan Pemuda

    Oktober 26, 2026

    Gowes Makin Ramai di Samarinda, Ini 5 Tempat Sewa Sepeda untuk Keliling Kota

    Oktober 25, 2026

    Karhutla Kaltim Capai 9.327 Hektare, Kukar Catat Luas Terbesar

    Oktober 25, 2026

    BPBD Samarinda Catat 309 Kebakaran Lahan, Lima Orang Diproses Polisi

    Oktober 23, 2026

    Kaltim Raih Penghargaan TPAKD 2026, Gubernur dan Wagub Tak Hadir

    Oktober 23, 2026

    Hari Santri di Kaltim, 40 Santri Kurang Mampu Terima Santunan

    Oktober 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    ArumOktober 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Sawit Topang Ekonomi Kaltim, Kebun Rakyat Baru 233 Ribu Hektare dari Total 1,4 Juta

    Oktober 26, 2026

    Orado Samarinda Jajaki Peluang Tembus Kompetisi Olahraga Tingkat Daerah

    Oktober 26, 2026

    Helmi Abdullah Dorong Sanggar Seni Jadi Ruang Pengembangan Keterampilan Pemuda

    Oktober 26, 2026

    Soal Isu Pencurian Kabel di Samarinda, Deni: Kurangnya Pengawasan Pemerintah dan Warga

    Oktober 26, 2026
    1 2 3 … 3,408 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.