Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD

    Agustus 8, 2026

    RS Primecare Samarinda Resmi Beroperasi, 95 Persen Tenaga Kerja Warga Lokal

    Agustus 8, 2026

    Politik Tak Cukup Andalkan Momentum Pemilu, Kepercayaan Publik Harus Dibangun

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Gelandangan, Pengemis, dan Anak Jalanan Berkeliaran, Komisi I DPRD Bontang Tanyakan Kinerja Satpol PP
    DPRD Bontang

    Gelandangan, Pengemis, dan Anak Jalanan Berkeliaran, Komisi I DPRD Bontang Tanyakan Kinerja Satpol PP

    MartinusBy MartinusNovember 5, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Romi – Editor : Redaksi.

    Insitekaltim, Bontang –Komisi I DPRD Bontang mempertanyakan kinerja Satpol PP, lantaran masih menjamurnya gelandangan, pengemis, dan anak jalanan.

    Hal itu disampaikan Maming, Anggota Komisi I DPRD Bontang, saat menggelar rapat bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Selasa (05/11/2019).
    Maming mengatakan, para gelandangan yang berkeliaran bisa berasal dari pendatang yang belum memiliki pekerjaan yang dituju serta skill yang kurang mumpuni.
    “Pada akhirnya mereka malah menganggur tepat setelah datang merantau,” ujarnya.
    Maming berharap, agar tidak menjamurnya gelandangan, perlu dibuat sistem untuk antisipasi segera.
    “Gelandangan yang berkeliaran harus diamankan dan dibuat anggaran untuk memulangkan gelandangan ke daerah asal,” tuturnya.
    Senada dengan Maming, Abdul Haris yang juga merupakan Anggota Komisi I DPRD mengatakan, gelandangan sangat meresahkan.
    “Saya sering melihat mereka berkeliaran, dari arah Tanjung Laut ke Bontang Lestari,” kata Abdul Haris.
    Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Sutrisno mengatakan, penanganan gelandangan akan segera ditindaklanjuti jika ada laporan dari Masyarakat. Tidak bisa asal turun, karena ada regulasi yang harus dipatuhi.
    “Kami akan turun jika ada laporan masyarakat terkait gelandangan, juga seperti orang gila, pengemis, anak punk, dan kupu kupu malam,” ujarnya.
    Kasi Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan Satpol PP, Haeruddin mengaku, sejak 2002 sampai sekarang, permasalahan ini sudah marak di Bontang.
    “Gelandangan banyak dari transfer dari daerah lain yang bahkan terkoordinir secara rapi dan sistematis,” kata Haeruddin.
    Haeruddin melanjutkan, pihaknya sering direpotkan oleh gelandangan dan orang gila, pihaknya juga mengatakan masih minimnya untuk anggaran.
    “Kami juga sering mengamankan orang gila, tetapi kami kebingungan, ini mau diapakan selanjutnya. Pihak rumah sakit tidak bisa berbuat banyak, karena di Bontang belum ada Rumah Sakit Jiwa,” ungkapnya.
    Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Komisi I, Muhammad Irfan mengatakan, rapat terkait gelandangan dan sejenisnya akan segera dilaksanakan lagi agar ke depan bisa teraalisasi rancangan Peraturan Daerah (Perda) yang khusus mengatur persoalan tersebut.
    “Perda ini akan kami masukkan Perda prioritas, paling tidak tahun 2020 sudah terealisasi,” pungkasnya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Politik Tak Cukup Andalkan Momentum Pemilu, Kepercayaan Publik Harus Dibangun

    Agustus 8, 2026

    Andi Harun Dorong Pilkada Samarinda Tanpa Politik Uang, Utamakan Kualitas dan Integritas

    Agustus 8, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026

    Sekretaris Fraksi Golkar Kota Samarinda Arie Wibowo, Siap Kawal Musda Golkar Kota Samarinda

    Agustus 7, 2026

    Layanan Sertifikat 10 Hari Didorong Jadi Motivasi Percepatan Pelayanan di Samarinda

    Agustus 7, 2026

    Sambut HUT RI, DPRD Samarinda Rancang Pemeriksaan dan Donor Darah Gratis

    Agustus 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD

    R’syaAgustus 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengatakan lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    RS Primecare Samarinda Resmi Beroperasi, 95 Persen Tenaga Kerja Warga Lokal

    Agustus 8, 2026

    Politik Tak Cukup Andalkan Momentum Pemilu, Kepercayaan Publik Harus Dibangun

    Agustus 8, 2026

    Tak Harus Serba Merah-Putih, Begini Cara Tampil Stylish Saat 17-an

    Agustus 8, 2026

    Andi Harun Dorong Pilkada Samarinda Tanpa Politik Uang, Utamakan Kualitas dan Integritas

    Agustus 8, 2026
    1 2 3 … 3,266 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.