Insitekaltim, Samarinda – Warga di kawasan Jalan Rimbawan I, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda dibuat geger setelah ditemukan tiga potongan jari manusia yang disimpan di dalam sebuah toples di lahan kosong milik warga, Sabtu 11 April 2026.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Ansarif saat membersihkan lahan untuk keperluan berkebun sekitar pukul 09.00 WITA. Ia mengaku awalnya menemukan bungkusan mencurigakan yang masih tertutup kain atau plastik berwarna hitam.
“Awalnya masih terbungkus rapi, pas saya bersihkan rumput itu robek, lalu kelihatan ada toples di dalamnya,” ujarnya di lokasi kejadian.
Merasa curiga, Ansarif kemudian mencoba memeriksa dengan alat yang dibawanya sebelum akhirnya memanggil warga lain dan melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat. Setelah itu, pihak kepolisian datang untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.
“Pas saya lihat-lihat, saya curiga itu bagian tangan. Setelah dibuka oleh polisi, ternyata benar ada tiga jari,” tambahnya.
Menanggapi laporan tersebut, aparat dari Polresta Samarinda langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Pamapta I Polresta Samarinda Ipda Mat Bahri, membenarkan adanya temuan tersebut.
“Hari ini kami menerima laporan terkait penemuan tiga potongan jari di lahan milik warga,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa potongan tersebut merupakan bagian dari tangan kiri manusia, terdiri dari jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis.
“Kami identifikasi sementara itu jari telunjuk, tengah, dan manis dari tangan kiri,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi potongan jari masih relatif utuh, meskipun diduga telah berada di lokasi tersebut cukup lama.
“Kondisinya masih cukup baik, tetapi diperkirakan sudah lama berada di sana,” katanya.
Hingga kini, pihak kepolisian belum dapat memastikan identitas maupun jenis kelamin pemilik potongan jari tersebut.
Untuk kepentingan penyelidikan, barang bukti akan dibawa ke rumah sakit guna dilakukan pemeriksaan medis dan forensik lebih lanjut.
“Kami belum bisa memastikan itu milik laki-laki atau perempuan. Selanjutnya akan dilakukan identifikasi di rumah sakit,” jelasnya.
Selain itu, polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap asal-usul potongan tubuh tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan apakah ada unsur pidana atau tidak,” tegasnya.
Petugas juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan guna memastikan tidak ada bagian tubuh lain yang tertinggal.
“Kami masih menyisir area sekitar untuk memastikan apakah ada bagian lain yang ditemukan,” pungkasnya.

