Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah
    Pendidikan

    Fasilitator Beasiswa Nilai Informasi Gratispol Sudah Terbuka, Tapi Implementasi Masih Berubah

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMaret 31, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Saluran WhatsApp yang dibuat dan dikelola oleh Ilham Rohmanto dengan 230.212 pengikut. ( Ilham Rohmanto)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kritik soal minimnya sosialisasi program pendidikan gratis, pandangan berbeda disampaikan Ilham Rohmanto, fasilitator beasiswa sekaligus mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), usai mengikuti dinamika diskusi Kalimantan Timur Strategic Issue Monitoring (K-SIM), Selasa, 31 Maret 2026.

    Ilham menilai, jika dilihat dari sisi keterbukaan informasi, program Gratispol sebenarnya sudah cukup transparan, bahkan lebih terbuka dibandingkan beberapa program beasiswa lainnya.

    “Kalau menurut saya, keterbukaan informasinya sudah lebih dari cukup. Bahkan dibanding KIP Kuliah, Gratispol ini lebih terbuka,” ujarnya.

    Namun demikian, ia mengakui bahwa kebingungan di kalangan mahasiswa tetap terjadi, bukan semata karena kurangnya informasi, melainkan juga akibat perubahan aturan yang berlangsung saat program berjalan.

    “Yang jadi persoalan itu perubahan aturan. Ini sebenarnya hal yang juga sering terjadi di program lain, tapi di Gratispol cukup terasa karena disampaikan saat program sudah berjalan,” jelasnya.

    Ilham mencontohkan, pada masa kampanye, program Gratispol disampaikan sebagai pembiayaan penuh dari awal hingga akhir masa studi. Namun dalam implementasinya, terdapat batasan pembiayaan serta penerapan bertahap yang awalnya hanya menyasar mahasiswa baru.

    Selain itu, ia juga menyoroti perubahan syarat administrasi, seperti ketentuan domisili melalui KTP Kalimantan Timur yang dalam pelaksanaannya menjadi lebih ketat dibandingkan informasi awal.

    Meski begitu, Ilham menilai kondisi tersebut masih dapat dipahami, terutama jika melihat adanya faktor eksternal seperti kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada keuangan daerah.

    “Kalau soal penyesuaian karena kondisi anggaran, itu masih bisa diterima,” katanya.

    Sebagai pihak yang aktif membantu menyebarkan informasi beasiswa kepada mahasiswa, Ilham juga menekankan pentingnya peran individu dalam mencari informasi secara mandiri.

    Menurutnya, di era digital saat ini, mahasiswa memiliki akses luas terhadap informasi, sehingga perlu lebih proaktif dan tidak hanya bergantung pada satu sumber.

    “Informasi itu sebenarnya ada, tinggal bagaimana kita mau mencari dan memahami,” pungkasnya.

    Ilham Rohmanto K-SIM KIPK Polnes
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Belajar dari Polemik Guru, DPRD Dorong Penguatan Beasiswa Ikatan Dinas Medis Kaltim

    Juni 18, 2026

    Sengketa Lahan Yayasan Melati Belum Berakhir, Kadisdikbud Kaltim Prioritaskan Stabilitas

    Juni 18, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Distribusi Guru Tak Merata, Sekolah di Kaltim Terpaksa Berbagi Tenaga Pengajar

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.