Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Empat Tersangka Pencurian Kabel Samarinda, Kerugian Pemkot Capai Rp72 Juta

    Oktober 28, 2026

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026

    Tiga Sekolah Rakyat Diusulkan di Kaltim, Kepastian Pembangunan Masih Menunggu Pusat

    Oktober 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Enam Refinery Sawit Dikembangkan di Kaltim, Industri Minyak Goreng Mulai Bergerak
    Ekonomi

    Enam Refinery Sawit Dikembangkan di Kaltim, Industri Minyak Goreng Mulai Bergerak

    AminahBy AminahOktober 27, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pengolahan kelapa sawit di Kalimantan Timur. (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Hilirisasi kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai berkembang melalui pengoperasian fasilitas pengolahan lanjutan atau refinery. Dari enam fasilitas lima telah beroperasi, sedangkan satu lainnya direncanakan beroperasi di Kutai Timur pada 2027.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim Arief Murdiyatno mengatakan, empat fasilitas refinery berada di Balikpapan dan satu lainnya berada di Bontang.

    “Refinery yang ada empat di Balikpapan, kemudian satu di Bontang, dan kemudian yang tahun depan akan beroperasi di Kutai Timur. Jadi, totalnya ada enam,” kata Arief, Senin, 26 Oktober 2026.

    Perkembangan industri pengolahan tersebut mulai terlihat dari produksi minyak goreng di Bontang dan Balikpapan. Produk hilir ini menjadi salah satu bentuk pengolahan sawit menjadi barang yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat, tidak hanya dipasarkan sebagai bahan baku mentah.

    “Dengan adanya refinery ini, beberapa juga sudah ada yang menghasilkan minyak goreng. Kemarin di Bontang sudah, di Balikpapan juga sudah,” ujarnya.

    Arief berharap pengembangan industri hilir dapat membantu memenuhi kebutuhan minyak goreng di Kalimantan sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas sawit yang dihasilkan daerah.

    Namun, perkembangan fasilitas pengolahan belum dengan sendirinya menunjukkan seberapa besar manfaat yang diterima masyarakat. Data mengenai kapasitas produksi, volume minyak goreng yang dihasilkan, penyerapan tenaga kerja, hingga kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pasar lokal belum dijelaskan dalam keterangan Disbun tersebut.

    Di sisi lain, pengembangan hilirisasi juga membutuhkan kesinambungan pasokan bahan baku dari perkebunan. Arief menjelaskan, kewenangan Disbun berada pada sektor perkebunan, sedangkan pengolahan di pabrik menjadi ranah Dinas Perindustrian. Meski berbeda kewenangan, keduanya tetap berkaitan dalam rantai pasok sawit.

    “Ini merupakan satu rangkai pasok yang sama-sama kita perhatikan,” katanya.

    Arief juga menyoroti pemenuhan standar sertifikasi bagi produk sawit, terutama yang ditujukan untuk pasar ekspor. Salah satu standar yang disebutnya ialah Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

    Pemenuhan standar tersebut menjadi bagian dari tuntutan industri sawit agar produk yang dihasilkan memenuhi persyaratan keberlanjutan dan ketentuan pasar tujuan.

     

    Arief Murdiyatno Dinas Perkebunan Kaltim Harga Sawit sawit
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026

    UMKM Teras Samarinda Tuntut Ganti Rugi, DPRD Pertanyakan Dasar Pembubaran

    Oktober 27, 2026

    Konflik Lahan hingga Ketimpangan Harga TBS Bayangi Pekebun Sawit Kaltim

    Oktober 26, 2026

    Sawit Topang Ekonomi Kaltim, Kebun Rakyat Baru 233 Ribu Hektare dari Total 1,4 Juta

    Oktober 26, 2026

    Stok Pangan Samarinda Aman, Harga Cabai Masih Jadi Perhatian

    Oktober 22, 2026

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    Oktober 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Empat Tersangka Pencurian Kabel Samarinda, Kerugian Pemkot Capai Rp72 Juta

    AminahOktober 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencurian dan perusakan…

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026

    Tiga Sekolah Rakyat Diusulkan di Kaltim, Kepastian Pembangunan Masih Menunggu Pusat

    Oktober 28, 2026

    Kemiskinan Kaltim Masih 5,14 Persen, Angka di Desa Hampir Dua Kali Lipat Kota

    Oktober 28, 2026

    Kelurahan Bantuas Serah Terimakan Hasil Pembangunan Probebaya 2026, Dorong Manfaat bagi Warga

    Oktober 28, 2026
    1 2 3 … 3,412 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.