Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    September 28, 2026

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ekti Imanuel Minta Pemerataan Fasilitas Pendidikan di Kalimantan Timur
    DPRD Kaltim

    Ekti Imanuel Minta Pemerataan Fasilitas Pendidikan di Kalimantan Timur

    MartinusBy MartinusJuni 10, 2025Updated:Juni 10, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan, Ekti Imanuel
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa, 10 Juni 2025.

    Rapat yang berlangsung di Gedung E DPRD Kaltim itu secara khusus membahas kesiapan serta evaluasi terhadap sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun 2025.

    Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Ekti Imanuel menekankan perlunya peninjauan menyeluruh terhadap sistem penerimaan siswa baru, terutama menyangkut aspek keadilan dalam akses pendidikan di seluruh wilayah Kaltim.

    Ekti menyoroti persoalan klasik yang kembali mencuat setiap tahun ajaran baru, yakni daya tampung ruang belajar yang tidak seimbang dengan jumlah peserta didik. Situasi ini, menurutnya, menciptakan kesenjangan serius dalam akses pendidikan, khususnya di kota-kota di Kaltim seperti Balikpapan yang sebelumnya sekitar 800 ribu orang.

    Politikus Partai Gerindra itu menilai, ketimpangan daya tampung dengan jumlah pendaftar menciptakan tekanan pada sistem pendidikan yang ada. Dalam konteks itu, ia mendorong agar pemerintah daerah segera merespons melalui penyediaan infrastruktur pendidikan baru.

    “Kita berharap ada penambahan sekolah baru,” tuturnya kepada awak media.

    Lebih lanjut, Ekti yang mewakili daerah pemilihan Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kutai Barat juga menyoroti kesenjangan infrastruktur pendidikan di wilayah pedalaman.

    Ia menyebut bahwa pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Mahulu merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa terus ditunda.

    “Kita sedang berproses,” katanya singkat, menyinggung upaya pengadaan lahan sebagai tahap awal pembangunan.

    Menurut Ekti, lokasi yang paling layak untuk pembangunan SMK di Mahulu adalah Ujoh Bilang, sebuah kawasan strategis yang memiliki potensi jangkauan yang luas terhadap peserta didik dari berbagai kampung di sekitarnya.

    Ia juga menyampaikan perhatian terhadap satu sekolah menengah atas di wilayahnya yang kini telah menampung lebih dari 400 siswa, sebuah angka yang dianggap telah melampaui batas ideal kapasitas.

    Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD Kaltim itu berharap pemerintah provinsi memberikan perhatian lebih terhadap sebaran fasilitas pendidikan di luar kota-kota besar.

    Ia menilai, pembangunan sekolah tidak hanya soal pemerataan akses, tetapi juga menyangkut keadilan sosial dan jaminan masa depan generasi muda Kalimantan Timur.

    Ekti Immanuel RDP SPMB
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Tahun Depan Pendataan Seragam Gratispol Kaltim Bakal Masuk Form SPMB

    September 23, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Setahun Tujuh Hari Dimutasi, Guru SMA Kaltim Masih Terjebak Persoalan Administrasi dan Jam Mengajar

    September 8, 2026

    Novan Dorong Pemuda Berdaya Saing, Soroti Penyeragaman Sekolah di Samarinda

    Agustus 17, 2026

    Mutasi KK Jadi Sorotan SPMB Samarinda, DPRD Dorong Mitigasi Sejak Kelas 5 SD

    Agustus 6, 2026

    19 Aduan SPMB Tuntas, Pemkot Masih Tangani 17 Calon Siswa yang Belum Tertampung

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    Ratu ArifanzaSeptember 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Beragam bentuk dan karakter topeng tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan Mahakam…

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026
    1 2 3 … 3,366 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.