Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Air Bersih Samarinda Kembali Normal, Perumda Waspadai Intrusi Air Asin 10 Hari ke Depan

    September 14, 2026

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Ekspor Pisang Kepok Grecek di Kaliorang Terkendala Transportasi
    Advertorial

    Ekspor Pisang Kepok Grecek di Kaliorang Terkendala Transportasi

    SeliBy SeliMei 6, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kasi Produksi dan Perlindungan Tanaman Hortikultura, Dinas Pertanian Kutai Timur, Wahyudi Nor saat diwawancarai media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Dinas Pertanian, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Selasa (4/5/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Kegiatan ekspor Pisang Kepok Grecek oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terkendala transportasi darat maupun laut.

    Dalam satu bulan, permintaan Malaysia terhadap Pisang Kepok Grecek sebanyak 800 ton. Namun, Gapoktan di wilayah Kutim hanya mampu menyediakan maksimal 80 ton saja. Itu artinya masih membutuhkan produksi yang lebih terhadap pisang Kepok Grecek ini agar dapat memenuhi kebutuhan lokal dan ekspor.

    “Adapun kendala yang mereka hadapi salah satunya ialah perihal transportasi pengangkutan. Baik yang melalui darat, dari Kecamatan Kaliorang menuju Balikpapan serta jalur laut yang dari Balikpapan menuju Malaysia dimana harus melewati jalur Jakarta,” ujar Kasi Produksi dan Perlindungan Tanaman Hortikultura, Dinas Pertanian Kutim, Wahyudi Nor saat diwawancarai oleh Insitekaltim.com di Kantor Dinas Pertanian, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (4/5/2021).

    Yudi, sapaan akrabnya, menjelaskan jika Pelabuhan Maloy dapat beroperasi, maka akan menjadi alternatif pengiriman ekspor Pisang Kepok Grecek menuju Malaysia. Lantaran tidak memerlukan lagi jalur darat menuju Balikpapan.

    Pasalnya, pengiriman tersebut juga mempengaruhi kualitas dari Pisang Kepok Grecek.

    “Waktu tempuh perjalanan dari Kecamatan Kaliorang menuju Malaysia itu kurang lebih 13 hari sehingga petani harus memanen Pisang Kepok Grecek tersebut saat tingkat kematangannya mencapai 70 persen” jelas Yudi.

    Sehingga ketika pisang tersebut sampai di Malaysia telah mencapai tingkat kematangan yang sempurna. Hal itu juga sudah diantisipasi dengan pemberian freezer di setiap kontainer pengangkut pisang.

    “Untuk itu jika pelabuhan Maloy beroperasi maka akan mengurangi biaya pengangkutan serta lebih mempersingkat waktu pengiriman,” tutup Yudi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Air Bersih Samarinda Kembali Normal, Perumda Waspadai Intrusi Air Asin 10 Hari ke Depan

    Ratu ArifanzaSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pelayanan air bersih di sejumlah wilayah Samarinda mulai kembali normal setelah Perumda…

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,339 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.