Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Ekonomi Kreatif Kaltim Tumbuh Konsisten, Kuliner dan Fesyen Dominasi Kontribusi PDRB
    Diskominfo Kaltim

    Ekonomi Kreatif Kaltim Tumbuh Konsisten, Kuliner dan Fesyen Dominasi Kontribusi PDRB

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaDesember 23, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah Sri Wahyuni bersama Kadis Pariwisata Ririn Sari Dewi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Sektor ekonomi kreatif di Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan peran strategis sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru di tengah upaya transformasi ekonomi daerah.

    Berbasis kreativitas, inovasi, dan potensi lokal, sektor ini dinilai mampu menjadi penopang ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

    Penguatan ekonomi kreatif tersebut tercermin dalam rapat penyampaian Laporan Perhitungan Nilai Kontribusi Sektor Ekonomi Kreatif terhadap Struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024–2025 yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kaltim, Jumat, 19 Desember 2025.

    Laporan disampaikan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim yang dipimpin Kadis Dispar Kaltim Ririn Sari Dewi bersama jajaran bidang terkait, serta melibatkan Komite Ekonomi Kreatif Kaltim sebagai tim penyusun kajian.

    Ririn mengungkapkan, saat ini terdapat 263 kelompok pelaku usaha ekonomi kreatif di Kaltim yang bergerak pada 17 subsektor dan tersebar di 10 kabupaten dan kota.

    “Total terdapat 263 kelompok pelaku usaha ekonomi kreatif yang tersebar dalam 17 subsektor di 10 kabupaten/kota di Kaltim,” ujar Ririn.

    Ia menjelaskan, sepanjang periode 2024–2025, sektor ekonomi kreatif Kaltim mencatat pertumbuhan yang positif dan konsisten, sekaligus semakin terintegrasi dalam struktur PDRB daerah.

    “Pertumbuhan tersebut disusun berdasarkan data PDRB sektoral serta klasifikasi usaha ekonomi kreatif sesuai KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) 2020 yang mencakup 17 subsektor,” jelasnya.

    Berdasarkan hasil kajian, kontribusi terbesar ekonomi kreatif Kaltim masih ditopang subsektor unggulan seperti kuliner, kriya, dan fesyen.

    Selain itu, subsektor berbasis kreativitas dan pengetahuan, seperti aplikasi, desain, film, animasi, seni pertunjukan, fotografi, dan penerbitan, turut memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.

    Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni menilai laporan tersebut memberikan gambaran konkret mengenai posisi dan potensi ekonomi kreatif di daerah.

    Menurutnya, data yang disajikan dapat menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan pembangunan ke depan.

    “Laporan ini membantu kita melihat subsektor mana yang sudah kuat dan mana yang masih perlu didorong. Dengan gambaran yang konkret, pemerintah daerah dapat mengambil langkah yang lebih tepat dan terarah dalam mengembangkan ekonomi kreatif,” kata Sri Wahyuni.

    Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota agar pengembangan ekonomi kreatif berjalan selaras dan memberikan dampak langsung bagi para pelaku usaha.

    Laporan kontribusi ekonomi kreatif tersebut diharapkan menjadi rujukan strategis dalam perencanaan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai pilar transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kaltim.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.