Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda memastikan, pelayanan kesehatan dasar tetap menjadi prioritas.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami tetap berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal karena ini menyangkut pelayanan publik dasar,” jelas Kepala Dinkes Samarinda, Ismid Kusasih.
Ia menambahkan, sektor kesehatan merupakan salah satu dari enam organisasi perangkat daerah (OPD) yang wajib menjalankan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Tetap berjalan sesuai target, karena merupakan kewajiban pemerintah dalam memenuhi hak dasar masyarakat.
“Terpenting SPM harus terlaksana dengan baik karena ini menyangkut pelayanan dasar kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis, 9 Juli 2026.
Menurut Ismid, hingga pertengahan tahun 2026 capaian pelaksanaan SPM masih berada pada jalur. Sesuai dengan target, yang telah ditetapkan. Dari 12 indikator SPM yang dijalankan, progres pelaksanaannya terus dipantau. Agar mencapai target hingga akhir tahun.
“Hingga bulan Juni capaian SPM kami masih sesuai dengan target. Mudah-mudahan sampai akhir tahun tetap tercapai,” katanya.
Ia menegaskan, meskipun pemerintah menghadapi keterbatasan fiskal, pelayanan kesehatan tidak boleh mengalami penurunan kualitas.
Selain itu, Ismid mengungkapkan Dinkes Samarinda juga telah menyelesaikan sebagian besar kewajiban pembayaran utang kegiatan tahun sebelumnya.
Dari total Rp28 miliar, sekitar Rp21 miliar telah dibayarkan, sehingga tersisa sekitar Rp5 miliar yang masih dalam proses penyelesaian.
“Alhamdulillah sebagian besar sudah terbayar, tinggal sekitar Rp5 miliar,” ungkapnya.
Ia memastikan, kondisi tersebut tidak akan mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dinkes, kata dia, tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan di seluruh fasilitas kesehatan.
Ismid juga mengajak masyarakat, untuk tidak ragu menyampaikan keluhan apabila menemukan kendala dalam pelayanan kesehatan.
“Kalau ada keluhan mengenai pelayanan, silakan disampaikan langsung atau melalui kanal pengaduan yang tersedia agar bisa segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.

