Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    September 22, 2026

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Efek Permintaan MBG Mulai Terasa, Harga Telur Ayam Ras Mulai Naik
    Ekonomi

    Efek Permintaan MBG Mulai Terasa, Harga Telur Ayam Ras Mulai Naik

    IraBy IraJuli 18, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Harga Telur di Samarinda merangkak naik (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Stok telur ayam ras masih aman, tapi harga telur ayam ras di Kota Samarinda mulai mengalami kenaikan setelah harga di tingkat pemasok dari Pulau Jawa berangsur pulih.

    Meski stok masih aman, pedagang memperkirakan harga telur masih berpotensi meningkat. Seiring naiknya permintaan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan.

    Pemilik Toko CV Mahakam Lestari di Jalan AM Sangaji, Muhammad Sukri mengatakan, harga telur dari daerah pemasok kini berada di kisaran Rp22 ribu per kilogram. Angka tersebut naik dibanding sebelumnya, yang hanya sekitar Rp19 ribu per kilogram.

    “Sebelumnya Rp19 ribu per kilo, sekarang Rp22 ribu,” ujarnya, Jumat, 17 Juli 2026.

    Kenaikan harga dari tingkat pemasok tersebut mulai berdampak pada harga jual di Samarinda.

    Saat ini, telur dijual sekitar Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per piring, naik dibanding sebelumnya yang masih berkisar Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per piring.

    Meski demikian, Sukri memastikan, kenaikan harga bukan disebabkan oleh terganggunya distribusi ataupun kelangkaan stok.

    Pasokan telur dari luar daerah masih berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi.

    Menurutnya, kenaikan harga lebih dipengaruhi oleh kondisi peternak yang sebelumnya mengalami kerugian akibat harga jual telur berada di bawah biaya produksi. Kini harga mulai kembali ke level yang dinilai lebih wajar bagi peternak.

    “Sekarang harga mulai berangsur kembali normal,” katanya.

    Sukri menambahkan, tren kenaikan harga diperkirakan masih akan berlanjut. Salah satu pemicunya adalah meningkatnya permintaan setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan bersamaan dengan dimulainya kembali aktivitas sekolah.

    Menurut dia, kebutuhan telur dari berbagai sektor diperkirakan akan meningkat sehingga dapat mendorong harga di pasaran.

    Dijelaskan, harga telur di tingkat pemasok dari Pulau Jawa pernah berada pada kisaran Rp20 ribu hingga Rp27 ribu per kilogram.

    Setelah ditambah ongkos distribusi menuju Samarinda sekitar Rp1.000 per kilogram, harga jual di tingkat pedagang otomatis ikut menyesuaikan.

    “Ini kemungkinan masih naik terus, bisa lebih tinggi dari Rp45 ribu per piring,” ujarnya.

    Meski harga mulai merangkak naik, pedagang berharap pasokan tetap lancar. Sehingga kenaikan tidak terlalu tajam dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

    Dengan distribusi yang stabil, kebutuhan telur di Samarinda diyakini masih dapat terpenuhi dalam beberapa waktu ke depan.

     

    Harga Telur Kenaikan Harga Telur Pedagang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Syarifah Suraidah Salurkan Bantuan Pangan di Samarinda, 54.636 Penerima di Kota Tepian

    September 22, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Harga Ayam Potong di Pasar Samarinda Masih Tinggi, Capai Rp60 Ribu

    September 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    AminahSeptember 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penyempitan pembuluh darah merupakan kondisi yang perlu diwaspadai karena prosesnya dapat berlangsung…

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026

    Fuel Card Samarinda Belum Diberlakukan, 4.900 Kendaraan Masih Terblokir

    September 22, 2026

    Kawasan Hutan Kaltim Capai 8 Juta Hektare, Polhut Masih Kekurangan Personel

    September 22, 2026
    1 2 3 … 3,358 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.