Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    Mei 25, 2026

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»EBIFF 2025, Simfoni Budaya Dunia Kembali Tersaji di Kalimantan Timur
    Diskominfo Kaltim

    EBIFF 2025, Simfoni Budaya Dunia Kembali Tersaji di Kalimantan Timur

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 30, 2025Updated:Juni 30, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur Ririn Sari Dewi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali bersiap menyelenggarakan ajang budaya bertaraf internasional, East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2025. Mengusung tema “Symphony of the World in East Borneo”, festival ini akan digelar selama enam hari penuh pada 24–29 Juli 2025 melibatkan partisipasi dari delegasi berbagai negara, provinsi di Indonesia, serta komunitas lokal dari Kalimantan Timur.

    Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur Ririn Sari Dewi menyebut EBIFF bukan sekadar pesta budaya, melainkan ruang strategis untuk membangun narasi positif Kaltim sebagai destinasi wisata budaya dan pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “EBIFF menjadi ruang tempat harmoni budaya dunia bertemu dan bertumbuh. Kalimantan Timur menghadirkan panggung kolaborasi, di mana tiap tradisi meski berbeda, berpadu seperti simfoni yang merayakan keberagaman,” ujar Ririn dalam keterangan resminya, Senin, 30 Juni 2025 di Kantor Dinas Pariwisata Ruang Sapta Pesona Lantai 2.

    Menurutnya, perhelatan ini juga menjadi pengungkit sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Setidaknya, lebih dari 60 UMKM akan terlibat dalam pameran dan bazar ekonomi kreatif yang tersebar di Temindung Creative Hub dan Halaman Parkir Gelora Kadrie Oening. Pemerintah memperkirakan dampak ekonomi dari kegiatan ini dapat mencapai Rp12 miliar dari sektor akomodasi, konsumsi, dan penjualan produk lokal.

    “Dampaknya sangat konkret, terutama bagi pelaku ekonomi lokal. Kita ingin menjadikan EBIFF sebagai kalender tetap yang punya multiplier effect, tidak hanya seremonial sesaat,” tambah Ririn.

    Rangkaian kegiatan EBIFF akan dimulai pada 24 Juli 2025 dengan penyambutan peserta dan pertemuan teknis. Puncak pembukaan akan berlangsung pada Jumat, 25 Juli 2025 di Stadion Gelora Kadrie Oening, setelah Kirab Budaya Internasional yang dimulai dari Taman Samarendah hingga Halaman Kantor Gubernur.

    Dalam kegiatan kirab ini, peserta dari enam negara yakni India, Korea Selatan, Rumania, Rusia, Polandia, dan tuan rumah Indonesia akan menampilkan kekayaan budaya masing-masing. Sementara itu, dari dalam negeri, delegasi dari tujuh provinsi termasuk Bengkulu, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur telah menyatakan kesiapannya hadir. Tak ketinggalan, 10 kabupaten/kota se-Kaltim juga akan turut tampil membawa narasi budaya lokal: keraton, pesisir, dan pedalaman.

    EBIFF juga akan menyentuh generasi muda melalui program kunjungan sekolah pada 28 Juli 2025. Para peserta internasional akan mengunjungi lima SMA/SMK di Samarinda, berbagi pengalaman dan memperkenalkan budaya dari negara masing-masing. Kegiatan ini diharapkan mampu membangun rasa ingin tahu dan toleransi lintas budaya di kalangan pelajar.

    Penutupan festival akan berlangsung pada Senin malam, 28 Juli 2025, dan dilanjutkan dengan kunjungan wisata ke Ibu Kota Nusantara dan Pantai Watu Balikpapan pada 29 Juli. Menurut Ririn, ini adalah momen penting untuk memperkenalkan potensi wisata baru di Kaltim.

    “Kita ingin semua tamu membawa pulang kesan mendalam tentang Kaltim, tidak hanya sebagai lokasi acara, tapi sebagai destinasi yang punya pesona budaya dan alam yang luar biasa,” jelasnya.

    Guna menjamin kelancaran acara, Pemprov Kaltim melalui lintas OPD turut terlibat aktif. Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah memiliki peran masing-masing, mulai dari pengamanan, publikasi, penyediaan sarana hingga penanganan kesehatan peserta.

    Ririn menegaskan bahwa seluruh proses penyelenggaraan dilakukan dengan prinsip efisiensi dan kolaborasi. “Di tengah keterbatasan anggaran, kita tetap berinovasi. Kuncinya ada pada sinergi. EBIFF adalah kerja bersama,” tandasnya.

    Sebagai penutup, Ririn berharap EBIFF 2025 bisa menjadi festival yang tak hanya menghibur, tapi juga mendidik dan membentuk koneksi global yang kuat.

    “Kita tidak hanya mengundang dunia untuk datang, tapi juga membuktikan bahwa Kaltim siap jadi rumah besar budaya dunia,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoKaltim)

    Editor: Sukri

    EBIFF 2025 IKN Ririn Sari Dewi UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    R’syaMei 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Plh Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim Dyah…

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026
    1 2 3 … 3,105 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.