Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemerdekaan Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Gerakan Pemuda Bontang

    Agustus 16, 2026

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»DPRD Samarinda Pastikan Polemik THR Tenaga Kependidikan Tuntas, Guru Tak Perlu Takut Melapor
    DPRD Samarinda

    DPRD Samarinda Pastikan Polemik THR Tenaga Kependidikan Tuntas, Guru Tak Perlu Takut Melapor

    SittiBy SittiJuni 20, 2026Updated:Juli 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Ismail Latisi memastikan persoalan pembayaran yang sebelumnya dikeluhkan sejumlah tenaga kependidikan bukan terkait insentif, melainkan tunjangan hari raya (THR) yang sempat belum diterima menjelang Idulfitri 2026.

    Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Samarinda dan pihak terkait, persoalan tersebut kini telah diselesaikan, pembayaran THR yang sempat tertunda sudah dilakukan.

    “Setahu saya untuk insentif yang kemarin sudah dibayarkan. Yang bermasalah sebenarnya bukan insentif, tetapi THR yang belum terbayarkan padahal Lebaran sudah lewat. Informasi terakhir yang kami terima, itu sudah selesai,” kata Ismail di DPRD Samarinda beberapa hari lalu.

    Keluhan yang sebelumnya masuk ke DPRD Samarinda telah ditindaklanjuti dengan melakukan klarifikasi kepada Dinas Pendidikan maupun bagian keuangan terkait penyebab keterlambatan pembayaran.

    Salah satu persoalan yang sempat muncul berkaitan dengan data rekening penerima. Setelah dilakukan pengecekan, masalah tersebut disebut berasal dari kendala administrasi data.

    “Waktu itu masalahnya terkait data rekening. Kami sudah klarifikasi ke Dinas Pendidikan, dan informasi terakhir sudah dibayarkan untuk THR-nya,” ujarnya.

    Meski demikian, Ismail membuka ruang bagi tenaga pendidik maupun kependidikan yang masih mengalami kendala pembayaran haknya untuk melapor langsung kepada DPRD Samarinda.

    Kesejahteraan guru menjadi hal penting karena berkaitan langsung dengan kualitas proses belajar mengajar di sekolah.

    “Kalau gaji sudah kecil, kemudian insentif tertunda, tentu akan menjadi beban berlipat bagi guru. Kita tidak ingin masalah kesejahteraan tenaga pendidik berdampak pada proses pembelajaran dan hak siswa,” jelasnya.

    Ismail juga meminta agar tenaga pendidik tidak ragu menyampaikan keluhan kepada DPRD apabila menemukan persoalan terkait hak yang belum diterima.

    Ia menjamin laporan yang masuk akan ditindaklanjuti tanpa membuka identitas pelapor kepada pihak yang tidak berkepentingan.

    “Kami jamin keamanan guru. Kalau ada laporan, kami tidak pernah langsung menyebut nama guru. Kami sampaikan bahwa ada laporan dari sekolah terkait hak yang belum dibayarkan, lalu kami minta klarifikasi dari Dinas Pendidikan,” tegasnya.

    DPRD Samarinda terbuka menerima berbagai aduan masyarakat, termasuk dari sektor pendidikan. Setiap laporan yang masuk akan dikaji dan dikomunikasikan dengan instansi terkait untuk mencari penyelesaian.

    “Kita sudah sering menerima laporan, kemudian mengundang dinas terkait untuk memberikan klarifikasi. Yang penting persoalannya jelas dan ada penyelesaian,” katanya.

    Hingga saat ini, Ismail mengaku belum menerima laporan baru terkait adanya insentif tenaga pendidik yang belum dibayarkan. Namun ia memastikan DPRD siap melakukan pengecekan apabila ada informasi terbaru dari masyarakat.

    “Kalau memang ada yang belum terbayarkan dan memang menjadi haknya, silakan sampaikan. Nanti kita minta penjelasan dari Dinas Pendidikan agar semuanya jelas,” tandasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemerdekaan Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Gerakan Pemuda Bontang

    R’syaAgustus 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka, tantangan perjuangan bagi generasi muda dinilai…

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    Agustus 15, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026
    1 2 3 … 3,279 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.