Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Angkutan Umum Samarinda Ditargetkan Beroperasi April 2027, Ini Dua Rute Disiapkan

    November 2, 2026

    Grand City Samarinda Pastikan Jalan Tetap Dibuka 24 Jam, Delapan Kesepakatan Diklaim Terpenuhi

    November 2, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Pengembangan Perumahan Grand City, Minta Pengembang Mitigasi Banjir

    November 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»DPRD Dukung Wisata Olahraga di Tihi-Tihi, Akses dan Keamanan Diutamakan
    DPRD Bontang

    DPRD Dukung Wisata Olahraga di Tihi-Tihi, Akses dan Keamanan Diutamakan

    AminahBy AminahSeptember 30, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Pengembangan kawasan pesisir Kampung Tihi-Tihi di Bontang Lestari sebagai destinasi wisata olahraga mendapat dukungan dari DPRD Kota Bontang.

    Proyek yang digarap oleh Pemerintah Kota Bontang ini dinilai sebagai langkah positif dalam meningkatkan daya tarik wisata kota sekaligus memanfaatkan potensi alam pesisir yang ada.

    Anggota DPRD Bontang Alfin Rausan Fikry menilai penggabungan antara wisata dan olahraga di kawasan pesisir ini merupakan terobosan yang cerdas.

    Menurutnya, konsep ini bukan hanya akan menarik wisatawan lokal, tetapi juga dapat menjadi magnet bagi pengunjung dari seluruh Kalimantan Timur.

    “Wisata berbasis olahraga di pesisir seperti ini sangat menarik. Selain menyehatkan, orang bisa menikmati keindahan alam Bontang. Ini inovasi yang patut diapresiasi,” ujar Alfin beberapa hari lalu.

    Meski mendukung penuh proyek ini, Alfin juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak mengabaikan aspek perizinan, mengingat sebagian fasilitas akan dibangun di atas laut.

    Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur harus dipastikan berjalan lancar agar tidak terjadi hambatan di kemudian hari.

    “Karena proyek ini melibatkan area perairan, perizinan dari provinsi perlu diperhatikan. Jangan sampai ada kendala administratif yang membuat proyek ini terhambat,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Alfin menyoroti pentingnya akses yang aman bagi para pengunjung, terutama karena transportasi air akan menjadi andalan utama menuju Kampung Tihi-Tihi.

    “Pengunjung harus bisa datang dengan aman dan nyaman. Retribusi juga perlu dipikirkan, agar wisata ini bisa berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

    Proyek pengembangan wisata olahraga ini dirancang dengan konsep yang unik. Jogging track akan dibangun mengelilingi hutan mangrove yang ada di kawasan Tihi-Tihi, memberikan pengalaman berolahraga yang menyatu dengan alam.

    Selain itu, yang menjadi daya tarik utama adalah lapangan mini soccer yang direncanakan akan dibangun di atas laut pasang surut.

    Menurut Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, proyek ini merupakan bagian dari Rencana Induk Pengembangan Objek Wisata (RIPOW) yang diharapkan bisa mendongkrak sektor pariwisata Bontang dan menjadikannya salah satu destinasi favorit di Kalimantan Timur.

    Pengembangan Kampung Tihi-Tihi sebagai destinasi wisata olahraga tidak hanya dimaksudkan untuk menarik wisatawan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan potensi bisnis maritim di Bontang.

    Dengan konsep wisata yang berfokus pada olahraga dan alam, diharapkan proyek ini dapat memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.

    “Ini bukan hanya untuk warga Bontang, tapi juga seluruh Kalimantan Timur. Semoga dengan adanya proyek ini, wisata di Bontang bisa berkembang lebih pesat dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tutup Alfin.

    Alfin Rausan Fikry Anggota DPRD Bontang Kampung Tihi-Tihi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Angkutan Umum Samarinda Ditargetkan Beroperasi April 2027, Ini Dua Rute Disiapkan

    AminahNovember 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Warga Samarinda ditargetkan mulai memiliki pilihan angkutan umum baru pada 1 April…

    Grand City Samarinda Pastikan Jalan Tetap Dibuka 24 Jam, Delapan Kesepakatan Diklaim Terpenuhi

    November 2, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Pengembangan Perumahan Grand City, Minta Pengembang Mitigasi Banjir

    November 2, 2026

    Karhutla Samarinda Belum Mereda, 347 Kejadian Tercatat hingga Awal November

    November 2, 2026

    BMKG Catat 45 Hari Tanpa Hujan di Kukar, Ini Prakiraan Awal November

    November 2, 2026
    1 2 3 … 3,422 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.