Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»DPRD Dorong Percepatan Layanan Air Bersih, Target 100 Persen Diminta Tak Tunggu 2029
    Politik

    DPRD Dorong Percepatan Layanan Air Bersih, Target 100 Persen Diminta Tak Tunggu 2029

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 28, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng saat memberikan keterangan pers usai peninjauan. (Insitekaltim/ Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendorong percepatan cakupan layanan air bersih oleh Perumdam Tirta Kencana, yang saat ini baru mencapai sekitar 84 persen.

    Target 100 persen pada tahun 2029 dinilai perlu dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, saat melakukan kunjungan lapangan bersama Pansus LKPj ke kantor Perumdam Tirta Kencana Selasa, 28 April 2026.

    Menurut Ronal, percepatan perlu dilakukan mengingat masih banyak wilayah, terutama di kawasan pinggiran kota, yang belum mendapatkan layanan optimal.

    “Kita tidak harus menunggu sampai 2029. Kalau bisa dipercepat ke 2027 atau lebih cepat, itu akan jauh lebih baik,” ujarnya.

    Ia mencontohkan sejumlah wilayah seperti Bendang, Sambutan, hingga Samarinda Seberang yang masih membutuhkan perhatian serius dalam hal distribusi air bersih.

    Bahkan, di beberapa lokasi, masyarakat masih mengandalkan sumber air alternatif. Salah satu isu yang mencuat adalah pemanfaatan bekas lubang tambang sebagai sumber air untuk pertanian dan peternakan.

    DPRD menilai hal ini bisa menjadi solusi sementara, namun tetap perlu diimbangi dengan perluasan jaringan Perumdam.

    “Ada aspirasi warga di Bendang terkait pemanfaatan lubang tambang sebagai sumber air. Tapi ke depan, Perumdam tetap harus hadir untuk menjangkau wilayah-wilayah tersebut,” jelasnya.

    Selain perluasan jaringan, Ronal juga menekankan pentingnya menjaga kualitas air dan stabilitas distribusi.

    Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pelayanan tidak hanya diukur dari jumlah sambungan, tetapi juga dari kelancaran aliran air ke rumah-rumah warga.

    “Masih ada kasus di mana jaringan sudah ada, tapi airnya tidak mengalir dengan baik. Ini yang harus dibenahi,” katanya.

    DPRD berharap Perumdam dapat segera melakukan pemetaan wilayah prioritas serta mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung.

    Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

    Kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, di mana sektor pelayanan dasar menjadi perhatian utama.

    Dengan dorongan dari DPRD, diharapkan Perumdam Tirta Kencana mampu mempercepat realisasi target layanan air bersih secara menyeluruh tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    Pansus LKPJ Perumdam Tirta Kencana Ronal Stephen Lonteng
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Juni 17, 2026

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    SittiJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan tidak akan…

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,155 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.