
Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Komisi III DPRD Kota Bontang akan mengadakan rapat segitiga antara DPRD, Dinas Perhubungan (Dishub) dan pemilik kapal terkait pengoperasian kapal cepat rute Bontang-Palu-Mamuju di Pelabuhan Loktuan.
“Rencana transportasi kapal cepat rute Bontang-Palu-Mamuju sudah lama disampaikan oleh Dishub kepada Komisi III DPRD Kota Bontang,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina kepada awak media beberapa waktu lalu.

Amir Tosina mengatakan, ternyata permasalahannya pada izin operasional. Komisi III segera agendakan rapat segitiga antara DPRD, Dishub dan pemilik kapal.
Dia mengungkapkan, perusahaan pemilik kapal cepat itu adalah PT Sahabat Mulia Samarinda, pemiliknya berada di Samarinda.
“Kami bantu kawal soal izin operasional dari Dirjen Perhubungan Laut di Kemenhub,” terangnya.
Lanjut dia, dengan hadirnya kapal cepat dari Bontang ke Sulawesi Barat akan memudahkan masyarakat untuk menyeberangi laut menuju Palu dan Mamuju.
“Sebab, rata-rata penduduk di Kota Bontang didominasi penduduk berasal dari Sulawesi dan tentunya akan sangat membantu,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bontang, Kamilan mengatakan untuk mengurus perizinan operasional kapal cepat tersebut saat ini terkendala pandemi Covid-19.
“Kami belum bisa berkoordinasi langsung dengan pihak Kemenhub, karena mereka masih menerapkan sistem kerja work from home (WFH),” tutur Kamilan.
Kamilan juga berharap bisa segera bertemu dan berkoordinasi langsung dengan Kemenhub di Jakarta, agar izin pengoperasian kapal cepat tersebut dibahas lebih jelas dan terperinci.

