Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Usai Revitalisasi Pasar Pagi Sistem Klaster Kios, Belum Mampu Tarik Pengunjung Secara Merata

    July 31, 2026

    Sekolah Rakyat Samarinda Dibuka, Pengaman Tangga hingga Pengelolaan Limbah Belum Tuntas

    July 31, 2026

    Hipertensi Masih Jadi Penyakit Terbanyak di Samarinda, Capai 53.972 Kasus dalam Enam Bulan

    July 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»DPPKB Samarinda Ungkap Realisasi Bantuan Stunting, 142 Sasaran Masih Butuh Pendampingan
    Pemkot Samarinda

    DPPKB Samarinda Ungkap Realisasi Bantuan Stunting, 142 Sasaran Masih Butuh Pendampingan

    Andika SaputraBy Andika SaputraDecember 17, 2025Updated:February 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala DPPKB Kota Samarinda, Deasy Evriyani
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda memaparkan realisasi penyaluran bantuan penanganan stunting yang hingga kini telah menjangkau 245 sasaran. Meski demikian, masih terdapat 142 sasaran yang memerlukan pendampingan lanjutan di sejumlah wilayah.

    Kepala DPPKB Kota Samarinda Deasy Evriyani menegaskan, stunting merupakan persoalan strategis yang berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia, sehingga penanganannya harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

    “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media agar hasilnya optimal,” ujar Deasy, Rabu, 17 Desember 2025.

    Dalam pemaparannya, Deasy juga menyoroti pentingnya keterlibatan keluarga khususnya peran ayah dalam pengasuhan anak.

    Berdasarkan data nasional, sekitar 25,8 persen anak di Indonesia mengalami kekurangan kasih sayang orang tua, yang berdampak pada perkembangan emosional serta kepercayaan diri anak.

    Ia mengimbau para ayah yang memiliki anak usia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk terlibat secara aktif, termasuk hadir langsung saat pengambilan rapor, guna memperkuat ikatan antara ayah, anak, dan pihak sekolah.

    “Untuk ayah yang memiliki anak usia PAUD hingga SMA diharapkan terlibat langsung termasuk saat pengambilan rapor anak,” tambah Deasy.

    Selain itu, DPPKB Samarinda mencatat bantuan melalui Gerakan Masyarakat Peduli (GMP) telah disalurkan kepada 92 sasaran prioritas, yang terdiri dari bayi usia dua tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui, dengan total bantuan mencapai Rp24.843.000.

    Bantuan tersebut tidak hanya berupa pemenuhan gizi, tetapi juga disertai edukasi keluarga, pendampingan, serta pengawasan selama 90 hari, dengan alokasi bantuan hingga Rp20 juta per sasaran.

    Deasy menegaskan, seluruh upaya tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    June 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    June 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    May 4, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    March 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    March 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    March 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Usai Revitalisasi Pasar Pagi Sistem Klaster Kios, Belum Mampu Tarik Pengunjung Secara Merata

    Nur AjijahJuly 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penataan kios berbasis klaster di gedung Pasar Pagi yang baru direvitalisasi, menjadi…

    Sekolah Rakyat Samarinda Dibuka, Pengaman Tangga hingga Pengelolaan Limbah Belum Tuntas

    July 31, 2026

    Hipertensi Masih Jadi Penyakit Terbanyak di Samarinda, Capai 53.972 Kasus dalam Enam Bulan

    July 31, 2026

    Warga Diminta Segera Melapor Bila Muncul Riwayat Pemeriksaan Tak Dikenal di Satu Sehat

    July 31, 2026

    Anak Putus Sekolah hingga Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat, MPLS Dua Pekan Dimulai

    July 31, 2026
    1 2 3 … 3,249 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.