Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    July 25, 2026

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Dorong PAD Desa, Guntur Soroti Peran Strategis Koperasi Merah Putih
    DPRD Kaltim

    Dorong PAD Desa, Guntur Soroti Peran Strategis Koperasi Merah Putih

    SittiBy SittiJuly 12, 2025Updated:July 12, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Kaltim Guntur
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Koperasi Merah Putih dinilai memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi kerakyatan dan peluang strategis untuk mendongkrak pendapatan asli desa (PAD), khususnya di Kalimantan Timur (Kaltim).

    Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur, menilai keberadaan program ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh desa untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

    Selama ini banyak koperasi di desa berjalan tanpa arah yang jelas dan cenderung terbentuk secara mandiri tanpa sistem yang kuat. Program Koperasi Merah Putih yang diinisiasi pemerintah pusat disebut sebagai jawaban untuk memperbaiki pola kelembagaan koperasi agar lebih profesional dan terarah.

    “Koperasi di desa itu sudah banyak, tapi kebanyakan terbentuk begitu saja tanpa sistem. Koperasi Merah Putih ini jadi semacam penyaringan supaya koperasi di desa lebih terarah dan punya sistem yang dijamin negara,” ujar Guntur saat ditemui, Rabu 9 Juli 2025.

    Sebagai anggota DPRD Kaltim sekaligus mantan pengurus koperasi, Guntur menyebut bahwa program Koperasi Merah Putih memberikan dukungan sistemik yang tidak dimiliki koperasi konvensional.

    Ia menekankan bahwa modal, penjaminan, dan sistem sudah disiapkan, sehingga tugas pengurus koperasi hanya tinggal menjalankan dengan serius.

    “Kalau koperasi ini sudah punya sistem, modal disiapkan, penjamin ada. Tinggal bagaimana ketua koperasi dan pengurus mengelola dengan benar,” katanya.

    Guntur menekankan sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan menjadi bidang strategis yang bisa dikembangkan melalui koperasi desa. Ia menyoroti potensi besar peternakan di Kaltim yang selama ini masih sangat bergantung pada pasokan luar daerah, seperti dari NTB dan Sulawesi.

    “Peternakan kita masih tergantung luar daerah. Kenapa tidak bangun peternakan sendiri lewat koperasi?. Mulai dari bibit, pakan, sampai pemasaran bisa diatur,” sebut legislator asal Kutai Kartanegara itu.

    Ia juga menekankan pentingnya peran kepala desa dalam membina koperasi. Kolaborasi aktif antara pemerintah desa, masyarakat, dan pengurus koperasi diyakini dapat menciptakan struktur kelembagaan yang solid serta mampu menghasilkan PAD.

    “Kalau koperasi dijalankan dengan benar, bisa menghasilkan PAD desa dan sekaligus memberdayakan masyarakat. Tapi ini butuh pengawasan dan arahan yang jelas dari kepala desa,” ujarnya.

    Lebih jauh, Guntur menilai koperasi yang dibangun berdasarkan kebutuhan riil warga desa tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai motor sosial yang mendorong partisipasi dan kemandirian masyarakat.

    “Koperasi itu bukan cuma urusan usaha. Kalau dikelola serius, bisa jadi motor sosial yang menggerakkan partisipasi warga,” tambahnya.

    Ia optimistis, program Koperasi Merah Putih akan membawa dampak positif, jika mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan pengurus di tingkat desa. Keterlibatan aktif warga dalam setiap proses pengelolaan koperasi dianggap sebagai kunci keberhasilan.

    “Koperasi akan berhasil kalau dijalankan dengan benar dan masyarakat ikut aktif. Banyak peluang usaha yang bisa digarap kalau koperasi ini dimanfaatkan dengan maksimal,” pungkas Guntur.

    Guntur Koperasi Merah Putih PAD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    July 15, 2026

    Aturan Pusat Kaku, Fraksi PDI-P Kaltim Protes Daerah Dilarang Adakan Pupuk dan Alsintan

    July 9, 2026

    Bukan Pesaing Ritel Modern, Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

    July 7, 2026

    Kopdes Merah Putih dan BUMDes, Beriringan Fokus Lengkapi Ekonomi Desa

    July 1, 2026

    Kehadiran Kopdes Merah Putih Jadi Peluang Bangun Sinergi Antarlembaga Ekonomi Desa

    June 27, 2026

    DPRD Tolak Keras Pemangkasan Anggaran, Bantuan Pakan dan Bibit Ikan Terancam Terhenti

    June 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    R’syaJuly 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kemudahan membagikan berbagai momen kehidupan melalui media sosial, sebagian anak…

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    July 25, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,239 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.