Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Deni Minta Pemkot Samarinda Aktif Tangani Kabut Asap dan Cegah Karhutla

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Kajian Pipa Bawah Tanah untuk Kurangi Genangan Antasari

    Oktober 14, 2026

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati
    Pemerintah

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 13, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sesi dokumentasi Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Kehati (SIHATI) untuk mendukung pemantauan Rencana Induk Pengelolaan (RIP) Keanekaragaman Hayati Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Ibis, Selasa, 13/10/2026. (Ist/Pemprov Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Untuk memperkuat pengawasan dalam menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong optimalisasi Sistem Informasi Kehati (SIHATI) sebagai instrumen pemantauan Rencana Induk Pengelolaan (RIP) Keanekaragaman Hayati.

    Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Penggunaan Aplikasi SIHATI yang melibatkan perwakilan perangkat daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim, tujuannya untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola data, memantau perkembangan program, serta mengevaluasi capaian pengelolaan keanekaragaman hayati.

    Kepala DLH Provinsi Kaltim Joko Istanto mengatakan, kekayaan keanekaragaman hayati di Kaltim merupakan aset penting yang harus dijaga melalui pengelolaan terarah dan berkelanjutan. Menurutnya, tanggung jawab tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan program, tetapi juga kemampuan pemerintah memastikan setiap upaya berjalan sesuai sasaran.

    “Kaltim memiliki kekayaan keanekaragaman hayati yang sangat penting. Kekayaan inijuga merupakan tanggung jawab yang harus kita kelola dan jaga agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, termasuk generasi yang akan datang,” ujarnya di Hotel Ibis Selasa, 13 Oktober 2026.

    Ia menjelaskan, Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati menjadi pedoman dalam menentukan sasaran, strategi, program, dan indikator pengelolaan. Namun, perencanaan tersebut membutuhkan pemantauan yang konsisten agar pelaksanaannya dapat diukur dan dievaluasi berdasarkan informasi yang akurat.

    Melalui SIHATI, pemerintah dapat memantau perkembangan program, mengetahui capaian indikator, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta menentukan langkah perbaikan. Aplikasi ini juga mendukung penyediaan, pemutakhiran, pengelolaan, dan visualisasi informasi keanekaragaman hayati di Kaltim.

    Joko menekankan tiga hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan sistem tersebut. Pertama, penguatan koordinasi dan integrasi data antar perangkat daerah serta lembaga terkait. Kesamaan pemahaman mengenai sumber informasi, indikator, mekanisme pemutakhiran, dan pembagian tanggung jawab diperlukan agar data yang dihimpun dapat saling mendukung.

    “SIHATI tidak boleh hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan administrasi pelaporan, tetapi harus menjadi instrumen koordinasi lintas sektor,’’ jelasnya.

    Kedua, menjaga kualitas dan validitas data. Informasi yang dimasukkan ke dalam sistem harus memiliki sumber yang jelas, diperbarui secara berkala, konsisten, dan dapat diverifikasi.

    “Tanggung jawab in juga melekat pada setiap instansi sesuai tugas dan kewenangannya,’’ tuturnya.

    Ketiga, memanfaatkan hasil pemantauan sebagai dasar pengambilan keputusan. Data yang terkumpul perlu dianalisis untuk menentukan kebijakan dan tindak lanjut yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

    “Nilai utama Sistem Informasi SIHATI ini bukan terletak pada banyaknya data yang terkumpul, melainkan pada kemampuan kita menggunakan data tersebut untuk menentukan langkah yang lebih tepat,” tegasnya.

    Pihak DLH Kaltim pun berharap seluruh perangkat daerah berperan aktif menyediakan data berkualitas dan menggunakan SIHATI secara optimal.

    “Sehingga pemantauan pengelolaan keanekaragaman hayati di Kaltim dapat berlangsung lebih terukur, sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dalam menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang,’’ pungkasnya.

     

    Aplikasi SIHATI Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dlh kaltim Joko Istanto Sistem Informasi Kehati (SIHATI)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Siapkan Kajian Pipa Bawah Tanah untuk Kurangi Genangan Antasari

    Oktober 14, 2026

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    Hadapi Musim Hujan, Pemkot Samarinda Mulai Benahi Drainase dari Hulu ke Hilir

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Deni Minta Pemkot Samarinda Aktif Tangani Kabut Asap dan Cegah Karhutla

    Ratu ArifanzaOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar meminta Pemerintah Kota…

    Pemkot Samarinda Siapkan Kajian Pipa Bawah Tanah untuk Kurangi Genangan Antasari

    Oktober 14, 2026

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,384 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.