Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    21 Gerai Koperasi Merah Putih Samarinda Terbangun

    Oktober 19, 2026

    Saksikan Kemenangan 2-0, Wawali Samarinda Apresiasi Perjuangan Pesut Etam

    Oktober 19, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Dishub Samarinda Terapkan Parkir Progresif dan Cashless di Pasar Pagi
    Pemkot Samarinda

    Dishub Samarinda Terapkan Parkir Progresif dan Cashless di Pasar Pagi

    Andika SaputraBy Andika SaputraJanuari 8, 2026Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu menyampaikan, keterbatasan ruang parkir di kawasan Pasar Pagi menjadi alasan utama diterapkannya sistem parkir progresif serta kewajiban pembayaran non-tunai (cashless).

    Kebijakan ini mulai diberlakukan setelah dilakukan peninjauan lapangan dan pembahasan bersama sejumlah pihak terkait.

    Ia mengatakan, hasil tinjauan bersama Bagian Karyasama dan Bidang Aset menunjukkan bahwa ketersediaan parkir kendaraan roda empat hanya sekitar 69 unit, ditambah dua slot khusus disabilitas. Sementara untuk kendaraan roda dua hanya mampu menampung sekitar 400 hingga 500 unit.

    “Dengan jumlah pedagang yang informasinya mencapai kurang lebih 8.000 orang, tentu kebutuhan ruang parkir ini sangat minim dan tidak bisa dimaksimalkan lagi,” ujarnya, Kamis, 8 Januari 2026.

    Ia menyebutkan, Dishub bersama Kementerian Perhubungan telah menggelar rapat terkait analisis dampak lalu lintas (Andalalin), mengingat akses masuk Pasar Pagi berada di Jalan Gajah Mada dan keluar melalui Jalan Sudirman.

    Dari hasil rapat tersebut, direkomendasikan penerapan parkir progresif untuk mempercepat perputaran kendaraan.

    “Parkir progresif ini kita terapkan agar kendaraan tidak parkir terlalu lama, baik pedagang maupun pembeli. Dengan begitu, turnover kendaraan bisa lebih cepat,” jelasnya.

    Untuk tarif, Dishub menetapkan parkir roda dua sebesar Rp2.000 untuk dua jam pertama, kemudian bertambah Rp1.000 setiap jam berikutnya hingga maksimal Rp10.000. Sementara tarif parkir roda empat diberlakukan hingga maksimal Rp25.000. Masyarakat yang masih membayar secara tunai akan dikenakan tarif maksimal.

    Selain itu, Dishub juga mulai memberlakukan sistem pembayaran parkir secara cashless menggunakan uang elektronik dan kanal pembayaran non-tunai lainnya sebagai bagian dari program paperless pemerintah.

    “Kita dorong masyarakat untuk terbiasa menggunakan pembayaran non-tunai. Ini juga bagian dari edukasi ke depan,” katanya.

    Hotmarulitua mengungkapkan, pada hari pertama penerapan kebijakan tersebut, pendapatan parkir hingga tengah hari telah mencapai sekitar Rp600 ribu. Namun, ia menegaskan bahwa pendapatan bukanlah tujuan utama kebijakan ini.

    “Tujuan utama kita adalah mengurai kemacetan. Seberapapun lebar jalan, kalau kendaraan pribadi terus bertambah, kemacetan akan tetap terjadi,” tegasnya.

    Ia menambahkan, Dishub bersama Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk segera menghadirkan angkutan umum sebagai solusi jangka panjang. Selain itu, pengaturan jalur drop-off dan bongkar muat barang juga telah ditetapkan, dengan pembatasan kendaraan berdimensi besar di kawasan Pasar Pagi.

    “Kita ingin lalu lintas lebih tertib, kemacetan berkurang, dan masyarakat mulai beralih ke transportasi umum,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    21 Gerai Koperasi Merah Putih Samarinda Terbangun

    Oktober 19, 2026

    Saksikan Kemenangan 2-0, Wawali Samarinda Apresiasi Perjuangan Pesut Etam

    Oktober 19, 2026

    Andi Harun Tantang PMII Kawal Pembangunan Samarinda

    Oktober 18, 2026

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026

    Tak Hanya Menang atau Kalah, Andi Harun Soroti Pentingnya Mediasi dalam Penegakan Hukum

    Oktober 18, 2026

    Wawali Saefuddin Dorong Kaltim Bershalawat Rutin Digelar

    Oktober 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    21 Gerai Koperasi Merah Putih Samarinda Terbangun

    SintaOktober 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Samarinda telah mencapai 21…

    Saksikan Kemenangan 2-0, Wawali Samarinda Apresiasi Perjuangan Pesut Etam

    Oktober 19, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Oktober 19, 2026

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026
    1 2 3 … 3,393 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.