Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Disdikbud Samarinda Tunggu Arahan Pusat Soal Libur Ramadan
    Pemkot Samarinda

    Disdikbud Samarinda Tunggu Arahan Pusat Soal Libur Ramadan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJanuari 17, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Asli Nuryadin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Asli Nuryadin mengungkapkan pihaknya akan menunggu arahan pemerintah pusat mengenai wacana libur sekolah selama ramadan 2025 tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Samarinda.

    “Kita akan lihat nanti kebijakan pusat seperti apa,” ungkap Asli pada Jumat, 17 Januari 2025.

    Meski begitu, Asli mengungkapkan harapannya agar kegiatan pembelajaran akan tetap berlangsung selama bulan ramadan. Hal ini dikarenakan, melakukan kegiatan positif seperti meraih ilmu di bulan suci merupakan anjuran bagi umat muslim.

    “Saya kira puasa itu jangan menjadi penghambat kita untuk beraktivitas. Kalau tidak ada aktivitas, anak-anak hanya tidur saja,” katanya.

    Karena itu menurutnya aktivitas belajar selama ramadan sebaiknya tetap dilaksanakan. Ia menekankan pentingnya menjadikan puasa sebagai bagian dari pembelajaran untuk tetap aktif dalam kegiatan sehari-hari.

    “Sementara kalau belajar itu saya kira bagus, karena di sekolah itu ada pesantren kilatnya, atau belajar yang umum saja sudah mendapatkan keberkahan,” ujar Asli Nuryadin.

    Lebih lanjut, Asli mengungkapkan bahwa kegiatan di sekolah selama ramadan dapat dirancang sedemikian rupa agar relevan dengan suasana bulan suci.

    Salah satu contohnya adalah melalui kegiatan pesantren kilat yang tidak hanya memberikan pembelajaran agama, tetapi juga membangun karakter dan kedisiplinan siswa.

    Sementara itu, Pengamat Pendidikan dari Universitas Mulawarman, Susilo menyatakan, kebijakan libur sekolah selama ramadan perlu mempertimbangkan berbagai aspek, terutama keberagaman latar belakang keagamaan siswa.

    “Sekolah tetap jalan, tapi disesuaikan. Misal, pembelajaran umum diperpendek sampai jam 10 atau 12. Sisanya dilanjutkan pesantren ramadan,” kata Susilo.

    Susilo menilai, libur sekolah selama ramadhan dapat menimbulkan potensi dampak negatif. Seperti, learning loss atau ketertinggalan pembelajaran, khususnya bagi siswa yang sedang mempersiapkan diri untuk ujian atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

    “Kalau libur satu bulan, materinya pasti tertinggal dan harus dikejar itu,” tutupnya.

    Asli Nuryadin Disdikbud Samarinda Libur ramadan Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026

    Sampah Menumpuk Jadi Pulau di Sungai, BPBD Samarinda Tak Mau Sekadar Geser

    Agustus 10, 2026

    Dishub Samarinda Perketat Parkir di Teras Tahap II, Median Jalan Bakal Dipagar

    Agustus 10, 2026

    Usaha di Kawasan Rawan Bencana Samarinda Bakal Wajib Susun Analisis Risiko

    Agustus 10, 2026

    Pemkot Belum Mau Terima Penuh Teras Samarinda, Kontraktor Diminta Benahi Sejumlah Catatan

    Agustus 10, 2026

    Andi Harun Tegaskan Sanksi RSUD IA Moeis Tak Cukup, Inspektorat Diminta Tindak Lanjuti

    Agustus 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.