Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    Agustus 15, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Disdik Kaltim Evaluasi BOSDA dan Pastikan Seragam Gratis Tuntas Tahun 2026
    Diskominfo Kaltim

    Disdik Kaltim Evaluasi BOSDA dan Pastikan Seragam Gratis Tuntas Tahun 2026

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 11, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim Armin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan terus berkomitmen untuk meningkatkan akses dan mutu pendidikan, salah satunya melalui program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dan bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Armin, menegaskan bahwa program BOSDA saat ini tengah dalam tahap evaluasi menyeluruh. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri rapat di Gedung E DPRD Provinsi Kaltim, Rabu, 9 Juli 2025.

    “Inikan BOSDA, inikan harus dievaluasi. Evaluasi-evaluasi ini nanti kita lihat, apakah akan ditingkatkan atau dikurangi. Pemanfaatan selama ini harus dilihat, apakah sudah tepat sasaran, karena tujuannya untuk meningkatkan akses dan mutu pendidikan,” ujar Armin.

    Ia menambahkan, salah satu indikator penting yang menjadi perhatian dalam evaluasi adalah sejauh mana BOSDA benar-benar membantu sekolah dalam menjalankan fungsi pendidikan secara maksimal, tanpa membebani orang tua siswa.

    Sementara itu, menyoal keluhan terkait pungutan seragam sekolah, khususnya di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Armin menegaskan bahwa seragam siswa telah menjadi tanggungan pemerintah. Namun, terdapat kendala dalam pelaksanaan di lapangan karena proses pengadaan yang telah dilakukan sekolah sejak tahun sebelumnya.

    “Untuk tahun 2025 ini, sekolah-sekolah sudah memesan seragam sejak 2024, sehingga barangnya sudah tersedia. Anggaran Disdik Provinsi Kaltim tahun ini memang belum bisa meng-cover secara keseluruhan. Oleh karena itu, untuk tahun 2026, kita harapkan tidak ada lagi sekolah yang meminta uang baju karena semua sudah kita siapkan,” jelasnya.

    Armin menyebutkan bahwa tahun ini, bantuan seragam diprioritaskan untuk siswa kelas 10 SMA dan SMK negeri maupun swasta, dengan total anggaran mencapai Rp65 miliar. Bantuan yang diberikan meliputi baju putih abu-abu, sepatu, dan tas sekolah.

    “Sekitar 60 ribu siswa kelas 10 menjadi sasaran program ini. Kita juga sudah ingatkan ke sekolah agar jangan sampai program ini justru memberatkan orang tua. Sekolah seharusnya memberi fleksibilitas. Kalau orang tua mampu membeli sendiri, silakan. Tapi faktanya banyak sekolah langsung memberikan satu paket seragam,” tegas Armin.

    Ia mengimbau agar sekolah lebih bijak dalam menyalurkan bantuan dan tetap mengedepankan komunikasi dengan orang tua siswa. Menurutnya, prinsip utama dari kebijakan ini adalah untuk meringankan beban masyarakat, bukan sebaliknya.

    “Jangan sampai niat baik ini justru jadi keluhan. Kami ingin semua sekolah menjalankan sesuai arahan dan tujuan awal. Tahun depan, sistemnya akan lebih baik lagi karena sudah kita siapkan dari awal,” tutup Armin.

    Dengan evaluasi BOSDA dan optimalisasi program seragam gratis, Disdik Kaltim berharap dunia pendidikan di Kaltim terus bergerak ke arah yang lebih inklusif dan berkualitas, tanpa menyisakan beban tambahan bagi masyarakat. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Armin Bosda Seragam Gratis
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pemprov Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Rudy Mas’ud Dinobatkan Pelopor Transformasi

    Juli 31, 2026

    Sekolah Sudah Masuk, Seragam Gratispol Kaltim Masih Diproduksi

    Juli 27, 2026

    Guru 17 TK Negeri di Samarinda Kehilangan Alokasi Bosda 2026

    Juli 7, 2026

    Disdikbud Kaltim Targetkan Distribusi Seragam Gratis Mulai Hari Pertama Sekolah

    Juni 25, 2026

    Daya Tampung SMA/SMK Negeri di Kaltim Terbatas, Puluhan Ribu Lulusan SMP Terancam Lempar ke Swasta

    Juni 24, 2026

    Belasan Guru Diadukan ke Pusat, Plt Kadisdikbud Kaltim Tegaskan Hanya Jalankan Nota Tugas Internal

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    R’syaAgustus 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pernah membuka media sosial tanpa tujuan, menggulir layar dari satu unggahan ke…

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,279 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.