Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Dinsos Bontang Siapkan Strategi Hadapi Bencana Untuk Distribusi Makanan
    Advertorial

    Dinsos Bontang Siapkan Strategi Hadapi Bencana Untuk Distribusi Makanan

    MartinusBy MartinusJuni 12, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Bencana Banjir yang sempat melanda Kota Bontang beberapa pekan lalu menjadi pembelajaran bagi instansi dilingkungan Pemerintah Kota Bontang, terutama Dinas Sosial dalam menjalankan perannya.
    Kepala Dinas Sosial Bontang, Abdul Safa Muha mengatakan, belajar dari peristiwa bajir lalu, pihaknya telah menyiapkan strategi untuk membantu korban banjir dalam mendistribusikan makanan. Menurutnya pada saat bencana kemarin semua terjadi secara mendadak sehingga keterbatasan personil dirasa menjadi kendala untuk bekerja maksimal.

    Kendati demikian, dirinya sudah menyiapkan strategi, dimana untuk distribusi makanan dilakukan perkelurahan saja, artinya Dinsos telah menyerahkan kewenangan dalam pendistribusian kepada setiap masing masing kelurahan.
    “Karena Kondisi dan personil yang tersedia berbanding dengan korbannya. Jadi, untuk masalah banjir kami tidak lagi melayani per RT melainkan langsung ke kelurahan, karena kelurahan juga yang tau berapa RT yang perlu bantuan dan menjadi korban bencana banjir,”terangnya.
    Lebih lanjut Abdul Safa Muha mengatakan, nantinya setiap kelurahan diwajibkan membuat dapur umum dan memasaknya untuk dibagikan kepada warga yang menjadi korban banjir. Hal tersebut dilakukan lantaran hampir sebagaian korban tidak mau di evakuasi lantaran lebih memilih tinggal untuk menjagai barang barangnya
    “Banyak masyarakat tidak mau di evakuasi karena ingin menjaga barang miliknya agar tidak hilang, sementara hampir semua akses jalan terputus, jadi mau tidak mau harus masak kemudian dibagikan,”tegasnya.
    Menurutnya jika bahan makanan seperti beras, telur dan mie instan di bagikan, kurang efektif, karena bisa saja ada warga yang kehabisan Gas Elpiji atau bahan lainnya untuk masak.
    “Untuk beras tetap kita bagikan, namun mungkin nantinya volume beras akan kita kurangi tapi kita ganti dengan roti atau biskuit yang siap makan,”jelasnya.

    Sementara untuk persediaan, makanan untuk korban bencana pihaknya tidak ingin menyetok bahan makanan seperti beras, telur dan mie instan lantaran masa kadaluarsanya tidak terlalu lama.
    “Mungkin kedepannya lebih banyak menyetok kue, bisquit, kalau seperti beras cepat berkutu dan telur cepat busuk,”pungkasnya.(yanti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Tanpa APBD, DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Ratu ArifanzaAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mencatat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan…

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Prabowo Respons Kebutuhan Sumsel, 500 Sumur Bor dan APD Disiapkan

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.