Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perebutan Kursi Ketua Golkar Bontang Resmi Dimulai, Andi Faiz Jadi Pendaftar Pertama

    Juni 25, 2026

    Pemprov Kaltim Tegaskan, Rehabilitasi Narkoba Libatkan RS hingga Puskesmas

    Juni 25, 2026

    Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Sekda Pastikan Fiskal Kaltim Tetap Kuat

    Juni 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Dinkes Kukar Adopsi Strategi CKG Tingkatkan Partisipasi Masyarakat
    Diskominfo Kukar

    Dinkes Kukar Adopsi Strategi CKG Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

    VinsensiusBy VinsensiusMaret 27, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar Kusnandar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar– Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengadopsi berbagai strategi Cek Pemeriksaan Gratis (CKG) agar partisipasi masyarakat semakin meningkat. Salah satu langkah yang diterapkan adalah dengan mewajibkan petugas kesehatan untuk terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum menandatangani dokumen tertentu.

    “Kami ingin memastikan bahwa tenaga kesehatan yang melayani masyarakat juga memiliki kondisi kesehatan yang baik. Oleh karena itu, sebelum memberikan tanda tangan, mereka diminta untuk menunjukkan rapor kesehatan mereka terlebih dahulu,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar Kusnandar, Kamis 27 Maret 2025 di ruang kerjanya.

    Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi jumlah peserta di daerah perkotaan.

    “Jika satu puskesmas bisa menjaring 70 peserta dalam sehari, itu sudah cukup baik. Namun, mengingat populasi di kota lebih banyak, seharusnya angka ini bisa lebih tinggi untuk meningkatkan agregat partisipasi di tingkat kabupaten,” katanya.

    Selain itu, terdapat persaingan sehat antarpuskesmas dalam meningkatkan jumlah peserta CKG. Melalui grup diskusi “Morning Report”, tenaga kesehatan saling berbagi strategi dan pengalaman dalam menghadapi tantangan di lapangan.

    “Setiap puskesmas memiliki pendekatan yang berbeda, dan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” bebernya.

    Meski program ini mendapat sambutan hangat di Kukar, Kusnandar mengakui bahwa masih ada tantangan dalam menjangkau daerah-daerah terpencil seperti Tabang dan Marangkayu. Salah satu kendala utama adalah masalah jaringan internet yang tidak stabil, serta jarak tempuh yang jauh bagi masyarakat.

    “Masyarakat di daerah pedalaman sering menghadapi berbagai kendala dalam mengakses layanan kesehatan, mulai dari infrastruktur hingga jaringan internet. Namun, teman-teman puskesmas di wilayah tersebut memiliki strategi masing-masing untuk tetap menjalankan program ini dengan maksimal,” katanya.

    Secara nasional, kata dia, Program Cek Kesehatan Gratis telah diikuti oleh lebih dari 1,26 juta peserta hingga saat ini. Jumlah ini terus meningkat seiring dengan semakin luasnya cakupan program dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

    Kusnandar berharap program ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari layanan kesehatan gratis ini.

    “Kami berharap warga Kukar semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Dengan adanya program ini, mereka memiliki kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka secara gratis dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan,” pungkasnya.

    Dengan antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dan dukungan berbagai pihak, Program Cek Kesehatan Gratis di Kutai Kartanegara diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat. (Adv)

    CKG Dinkes Kukar Kusnandar Puskesmas
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Minat Masih Rendah, Dinkes Kaltim Ajak Masyarakat Lebih Aktif Manfaatkan Program CKG

    Juni 17, 2026

    Kukar Terdepan Tekan Stunting di Kaltim, Rendi Soroti Peran Ketahanan Fiskal Daerah

    November 18, 2025

    Aulia-Rendi Undang Media, Silakan Kritik Kami No Baper

    Juli 2, 2025

    Aulia Resmi Dilantik, Kukar Idaman akan Jadi Prioritas di 100 Hari Pertama

    Juni 23, 2025

    Kurban Bukan Sekadar Simbol Pengorbanan Spritual, Tapi Cermin Solidaritas

    Juni 7, 2025

    Kepala Desa Segihan: Infrastruktur Pertanian Jadi Program Prioritas Tahun Ini

    Juni 4, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perebutan Kursi Ketua Golkar Bontang Resmi Dimulai, Andi Faiz Jadi Pendaftar Pertama

    SittiJuni 25, 2026

    Insitekaltim, Bontang – Perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Bontang periode 2025–2030 mulai terbuka menjelang…

    Pemprov Kaltim Tegaskan, Rehabilitasi Narkoba Libatkan RS hingga Puskesmas

    Juni 25, 2026

    Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Sekda Pastikan Fiskal Kaltim Tetap Kuat

    Juni 25, 2026

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    Juni 25, 2026

    Disdikbud Kaltim Targetkan Distribusi Seragam Gratis Mulai Hari Pertama Sekolah

    Juni 25, 2026
    1 2 3 … 3,171 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.