Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bangunan Terdampak Penataan Sungai Berpeluang Dapat Ganti Untung

    Juni 9, 2026

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Dinas Pariwisata Kaltim Optimis Kampung Ketupat Mampu Angkat Industri Wisata Samarinda
    Diskominfo Kaltim

    Dinas Pariwisata Kaltim Optimis Kampung Ketupat Mampu Angkat Industri Wisata Samarinda

    LarasBy LarasMaret 19, 202303 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar Bincang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) dengan tema Meniti Asa Parekraf 2023 seri 1 dengan tema Melalui Pembangunan Berbasis Kolaborasi & Berkelanjutan Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan yang bertempat di Kampung Ketupat Samarinda Seberang Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Minggu (19/3/2023).

    Bincang Parekraf ini dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Kadispar Kaltiim) Ahmad Herwansyah dan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Ka Disporapar) Kota Samarinda Muslimin.

    Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Samarinda terutama di Kampung Ketupat Samarinda Seberang Kota Samarinda.

    Keduanya diajak para pengrajin ketupat mengolah ketupat secara langsung.

    Dalam bincang santai tersebut, Herwansyah menyampaikan ada 4 pilar lingkup kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata.

    Keempat pilar tersebut meliputi pengembangan destinasi wisata, industri wisata dan ekonomi kreatif, pemasaran, dan bidang kelembagaan.

    “Ada 4 pilar pariwisata yang dilaksanakan, pertama terkait pengembangan destinasi wisata, kedua terkait kegiatan industri wisata dan ekonomi kreatif, ketiga terkait pemasaran, dan terakhir di bidang kelembagaan,” ungkapnya.

    Herwansyah menyebutkan Kota Samarinda memiliki kelompok sadar wisata yang merupakan sebutan pemberdayaan masyarakat.

    Kelompok sadar wisata yang berarti masyarakat daerah wisata itulah yang mengelola dan berperan aktif dalam mengembangkan wilayah wisatanya.

    “Di samarinda ini ada pemberdayaan masyarakat yang kita sebut kelompok sadar wisata, termasuk kampung ketupat ini. Jadi gimana nanti di wilayah destinasi wisata ini cara kelolanya,” sebutnya.

    Herwansyah merasa perlu bagi masyarakat Kampung Ketupat mempersiapkan tempat penginapan sederhana bagi wisatawan.

    Bila tempat wisata menyediakan penginapan, wisatawan luar wilayah akan memilih tempat wisata tersebut untuk menghabiskan waktu.

    Hal tersebut dapat pula meningkatkan ekonomi masyarakat di Kampung Ketupat.

    “Lalu biasanya ada homestay, jadi warga bisa siapkan (rumah pribadi yang mau dijadikan homestay). Kalau mereka lama nginapnya otomatis nambah pemasukan ya kan?” ujarnya.

    Suatu tempat wisata akan membutuhkan variasi kuliner serta cinderamata.

    Kadispar Kaltim menyampaikan agar masyarakat Kampung Ketupat mulai menyiapkan rencana membuka usaha kuliner dan souvenir ke depannya.

    Tak lupa, Herwansyah mengingatkan pentingnya kebersihan dalam menunjang peningkatan wisatawan ke Kampung Ketupat ini.

    “Kuliner, sovenir. Itu kan wisatawan kalau datang ya makan, kalau gak makan mau bawa pulang ada cemilan atau souvenir khas daerah wisata kan? Disiapkan apa yang jadi ciri khas kita,” ujarnya.

    “Yang paling penting dari tempat wisata pasti gak kotor, bersih. Jaga kebersihan, sediakan tempat pembuangan sampah. Pokoknya sebersih mungkin, semoga bisa ya Samarinda bebas sampah,” tambahnya.

    Semakin canggih teknologi yang ada dapat memudahkan suatu pelaku usaha termasuk destinasi wisata dipromosikan.

    Maka dibutuhkan promosi melalui media sosial oleh orang yang ahli di bidang marketing dan teknologi.

    “Di sini perlu sekali tim IT yang bisa promosi digital untuk posting kegiatan yang ada di Kampung Ketupat. Kita butuh ini yang bisa IT,” ujarnya.

    Herwansyah berharap dengan adanya kegiatan ini, Kampung Ketupat mampu menjadi destinasi wisata yang ramah wisatawan sehingga mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar.

    Ia juga optimis bahwa Kampung Ketupat ini akan memajukan industri wisata dan ekonomi kreatif di Samarinda.

    “Harapannya wisata seperti ini (Kampung Ketupat) bisa lebih dikenal, jadi pemasukan ekonomi warga daerah sini. Kita maunya begitu. Kita Optimis Kampung Ketupat untuk menjadi tempat wisata yang memiliki peran besar dalam hal wisata dan ekonomi di Kota Samarinda,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bangunan Terdampak Penataan Sungai Berpeluang Dapat Ganti Untung

    SittiJuni 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Warga yang terdampak penataan kawasan sempadan sungai di Samarinda berpeluang mendapatkan kompensasi…

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026

    Jogging Usai Hujan Jadi Favorit Banyak Orang, Ini Alasannya

    Juni 9, 2026

    Jangan Lupakan Budaya di Tengah Gempuran Gadget

    Juni 9, 2026
    1 2 3 … 3,133 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.