Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Dilema Warga Sekitar Tol Balsam, Lahan Belum Dibayar, Keluar Masuk Tol Mahal
    DPRD Kaltim

    Dilema Warga Sekitar Tol Balsam, Lahan Belum Dibayar, Keluar Masuk Tol Mahal

    AdminBy AdminJuni 17, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Galih – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) sudah cukup lama beroperasi, namun masih menyisakan persoalan, yakni beberapa lahan belum dibayar kepada masyarakat.

    Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Ali Hamdi menyampaikan masih ada tanah yang belum dibayar. Namun operasi penggunaanya telah dilakukan.

    “Enam bulan yang lalu saya melakukan reses di daerah Sungai Merdeka, ada informasi tanah di pintu masuk kilometer 36 Balikpapan sekitar 50 kepala keluarga belum dibayar,” ujar Ali kepada Insitekaltim, Selasa (16/6/2020).

    Ia mengatakan permasalahan yang kedua adalah tanaman tumbuhnya juga belum dibayar. Ali Hamdi mengaku punya data dan fotonya.

    “Mereka juga mengadu jika kehilangan penghasilan dari perkebunan itu, padahal banyak tanaman tumbuh yang dimiliki masyarakat sekitar seperti rambutan, durian, elay, dan sebagainya,” beber Ali.

    Lanjut Ali, ditambah lagi masyarakat sekitar yang dominan pekerjaannya dari lahan tersebut, menyekolahkan anak dari hasil kebun tersebut. “Tentu hal ini membuat semuanya berubah drastis. Apalagi adanya Covid-19, makin tidak ada pemasukan sama sekali,” paparnya.

    Menurutnya, adanya jalan tol Balsam yang belum dibayar oleh pihak tol, maka penderitaan itu lengkap. “Mereka sudah kehilangan tanahnya, tanaman tumbuh juga tidak dibayar, ditambah keluar masuk tol mereka harus bayar dengan tarif yang mahal,” sambungnya.

    Ali Hamdi menyebut sudah berdialog dengan masyarakat di sana, menanyakan apa penyebab lahan tumbuh itu tidak dibayar. Kata pihak tol, tanaman belum sampai ukurannya, padahal waktu difoto-foto umur tanaman sudah di atas tiga tahun.

    “Masyarakat pun menantang kalau memang umurnya sampai satu tahun. Jika memang bisa mencabut pohon tersebut, akan memberi uang Rp 1 juta per pohon,” imbuh Ali, mewakili masyarakat.

    Masyarakat sudah bertemu dengan DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara serta Gubernur Kaltim meminta keadilan terkait ini.

    “Namun saya belum tahu tanggapannya seperti apa,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan Tangani Karhutla Kukar

    Agustus 27, 2026

    Rayakan HUT RI, Helmi Tegaskan Kegiatan DPRD Samarinda Tanpa Gunakan APBD

    Agustus 26, 2026

    Trans Samarinda Ditargetkan Beroperasi 2027, Tarif Rp5 Ribu dan Bayar Pakai QRIS

    Agustus 26, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Andika SaputraAgustus 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan drainase di kawasan Jalan Pasundan Kota Samarinda dinilai perlu dilanjutkan untuk…

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bahaya Multitasking Berlebihan, Kognitif Menurun hingga Memori Cepat Lemot

    Agustus 28, 2026

    Dishub Samarinda Finalisasi Parkir Berlangganan, Target Awal 300 Ribu Kendaraan

    Agustus 28, 2026
    1 2 3 … 3,304 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.