Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Masuji Tahap Akhir, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, Jadi Harapan Pariwisata Berkelanjutan Kaltim

    Juni 18, 2026

    Hoaks Kian Mengancam, Faisal Minta KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Informasi di Daerah

    Juni 18, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Di Balik Sinyal Internet, Ada Risiko dan Dedikasi Teknisi Lapangan
    Samarinda

    Di Balik Sinyal Internet, Ada Risiko dan Dedikasi Teknisi Lapangan

    Andika SaputraBy Andika SaputraJanuari 8, 2026Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Apriyanto, teknisi MyRepublic bagian Pemasangan Baru (PSB)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Di balik koneksi internet yang stabil dan cepat, ada kerja teknisi lapangan yang penuh tantangan dan risiko. Apriyanto teknisi MyRepublic di bagian Pemasangan Baru (PSB) menjadi salah satu dari mereka yang setiap hari berjibaku dengan kabel, tiang listrik, dan cuaca demi memastikan layanan internet dapat dinikmati pelanggan.

    Meski baru bergabung sekitar satu bulan, Apriyanto telah merasakan dinamika pekerjaan sebagai teknisi jaringan. Setiap harinya, ia bertugas melakukan instalasi internet baru di rumah pelanggan, mulai dari penarikan kabel fiber optik, pemasangan perangkat modem dan router, hingga memastikan koneksi berjalan dengan baik sebelum diserahkan kepada pengguna.

    Dalam satu hari, Apriyanto bisa menangani tiga hingga enam lokasi pemasangan. Jarak antarlokasi, kondisi bangunan, hingga tingkat kesulitan jalur kabel menjadi penentu banyaknya titik yang dapat diselesaikan. Tidak jarang, ia harus bekerja di bangunan tinggi atau menghadapi instalasi yang tidak sesuai standar.

    “Risikonya cukup besar, apalagi kalau harus bekerja di tiang yang penuh kabel. Kita harus ekstra hati-hati karena ada risiko kesetrum,” ungkapnya, Kamis, 8 Januari 2025.

    Cuaca menjadi tantangan lain yang tak bisa dihindari. Hujan maupun panas terik sering kali memengaruhi proses pemasangan, bahkan dapat menghambat pekerjaan demi menjaga keselamatan teknisi. Meski demikian, Apriyanto tetap berupaya menyelesaikan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

    Tak hanya berhadapan dengan medan kerja, Apriyanto juga kerap menghadapi keluhan pelanggan yang emosi akibat gangguan internet. Dalam situasi seperti itu, ia memilih bersikap tenang dan profesional. Mendengarkan keluhan dengan baik, menjelaskan kondisi secara jujur, serta menawarkan solusi menjadi kunci menjaga kepercayaan pelanggan.

    Bagi Apriyanto, internet kini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan, pendidikan, hingga hiburan, sangat bergantung pada koneksi yang stabil. Karena itu, setiap pemasangan yang berhasil memiliki arti tersendiri baginya.

    “Momen paling berkesan adalah ketika pelanggan merasa senang dan puas setelah internet bisa langsung digunakan, apalagi kalau sangat dibutuhkan untuk kerja atau belajar,” katanya.

    Melalui pengalamannya, Apriyanto berharap masyarakat dapat lebih memahami pekerjaan teknisi lapangan yang memiliki risiko dan tantangan tersendiri. Ia juga mengajak pelanggan untuk tetap bersabar ketika terjadi kendala teknis.

    Di balik layar layanan digital yang serba cepat, ada dedikasi teknisi seperti Apriyanto yang bekerja tanpa banyak sorotan. Mereka menjadi penghubung antara teknologi dan kebutuhan masyarakat, memastikan dunia tetap terhubung, satu rumah ke rumah lainnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Setiap Hujan Deras, Siswa SDN 012 Samarinda Terpaksa Libur

    Juni 4, 2026

    Masih Berbelit, Pengusaha Minta Penyederhanaan Perizinan Reklame

    Juni 4, 2026

    Tak Semata Hafalan, Pancasila Jadi Pedoman Generasi Muda dalam Bersikap

    Juni 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Masuji Tahap Akhir, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, Jadi Harapan Pariwisata Berkelanjutan Kaltim

    Nur AjijahJuni 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat yang membentang di area seluas sekitar1,8 juta hektare.Proses penetapan, sebagai…

    Hoaks Kian Mengancam, Faisal Minta KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Informasi di Daerah

    Juni 18, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Belajar dari Polemik Guru, DPRD Dorong Penguatan Beasiswa Ikatan Dinas Medis Kaltim

    Juni 18, 2026

    Sengketa Lahan Yayasan Melati Belum Berakhir, Kadisdikbud Kaltim Prioritaskan Stabilitas

    Juni 18, 2026
    1 2 3 … 3,153 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.