Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Di Balik Sinyal Internet, Ada Risiko dan Dedikasi Teknisi Lapangan
    Samarinda

    Di Balik Sinyal Internet, Ada Risiko dan Dedikasi Teknisi Lapangan

    Andika SaputraBy Andika SaputraJanuari 8, 2026Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Apriyanto, teknisi MyRepublic bagian Pemasangan Baru (PSB)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Di balik koneksi internet yang stabil dan cepat, ada kerja teknisi lapangan yang penuh tantangan dan risiko. Apriyanto teknisi MyRepublic di bagian Pemasangan Baru (PSB) menjadi salah satu dari mereka yang setiap hari berjibaku dengan kabel, tiang listrik, dan cuaca demi memastikan layanan internet dapat dinikmati pelanggan.

    Meski baru bergabung sekitar satu bulan, Apriyanto telah merasakan dinamika pekerjaan sebagai teknisi jaringan. Setiap harinya, ia bertugas melakukan instalasi internet baru di rumah pelanggan, mulai dari penarikan kabel fiber optik, pemasangan perangkat modem dan router, hingga memastikan koneksi berjalan dengan baik sebelum diserahkan kepada pengguna.

    Dalam satu hari, Apriyanto bisa menangani tiga hingga enam lokasi pemasangan. Jarak antarlokasi, kondisi bangunan, hingga tingkat kesulitan jalur kabel menjadi penentu banyaknya titik yang dapat diselesaikan. Tidak jarang, ia harus bekerja di bangunan tinggi atau menghadapi instalasi yang tidak sesuai standar.

    “Risikonya cukup besar, apalagi kalau harus bekerja di tiang yang penuh kabel. Kita harus ekstra hati-hati karena ada risiko kesetrum,” ungkapnya, Kamis, 8 Januari 2025.

    Cuaca menjadi tantangan lain yang tak bisa dihindari. Hujan maupun panas terik sering kali memengaruhi proses pemasangan, bahkan dapat menghambat pekerjaan demi menjaga keselamatan teknisi. Meski demikian, Apriyanto tetap berupaya menyelesaikan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

    Tak hanya berhadapan dengan medan kerja, Apriyanto juga kerap menghadapi keluhan pelanggan yang emosi akibat gangguan internet. Dalam situasi seperti itu, ia memilih bersikap tenang dan profesional. Mendengarkan keluhan dengan baik, menjelaskan kondisi secara jujur, serta menawarkan solusi menjadi kunci menjaga kepercayaan pelanggan.

    Bagi Apriyanto, internet kini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan, pendidikan, hingga hiburan, sangat bergantung pada koneksi yang stabil. Karena itu, setiap pemasangan yang berhasil memiliki arti tersendiri baginya.

    “Momen paling berkesan adalah ketika pelanggan merasa senang dan puas setelah internet bisa langsung digunakan, apalagi kalau sangat dibutuhkan untuk kerja atau belajar,” katanya.

    Melalui pengalamannya, Apriyanto berharap masyarakat dapat lebih memahami pekerjaan teknisi lapangan yang memiliki risiko dan tantangan tersendiri. Ia juga mengajak pelanggan untuk tetap bersabar ketika terjadi kendala teknis.

    Di balik layar layanan digital yang serba cepat, ada dedikasi teknisi seperti Apriyanto yang bekerja tanpa banyak sorotan. Mereka menjadi penghubung antara teknologi dan kebutuhan masyarakat, memastikan dunia tetap terhubung, satu rumah ke rumah lainnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.