Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Data BPJS Karyawan PT WOTS Tak Ditemukan di Disnaker, Statusnya Kini Ditelusuri

    September 11, 2026

    RRI Didorong Jadi Benteng Informasi di Tengah Maraknya Hoaks

    September 11, 2026

    SPKS Berakhir, Perumdam Tirta Kencana Somasi PT WOTS dan Bawa Polemik ke Pengadilan

    September 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Data BPJS Karyawan PT WOTS Tak Ditemukan di Disnaker, Statusnya Kini Ditelusuri
    Samarinda

    Data BPJS Karyawan PT WOTS Tak Ditemukan di Disnaker, Statusnya Kini Ditelusuri

    ArumBy ArumSeptember 11, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi pekerja bersama perwakilan instansi terkait saat membahas kepastian hak, kepesertaan BPJS, serta perlindungan ketenagakerjaan dalam sebuah forum diskusi. (Foto by Ai)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda belum menemukan dokumen terkait data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan karyawan PT Wahana Oetama Tirta Samarinda (WOTS) dalam arsip yang dimiliki instansi tersebut.

    Hal itu disampaikan Kepala Disnaker Kota Samarinda, Yuyum Puspitaningrum, saat ditemui di DPRD Kota Samarinda, Jumat, 11 September 2026. Pernyataan tersebut muncul di tengah polemik keberlanjutan kerja 44 karyawan PT WOTS setelah berakhirnya kerja sama perusahaan dengan Perumdam Tirta Kencana.

    Yuyum mengatakan, pihaknya hanya dapat menjadikan dokumen yang tercatat di Disnaker sebagai dasar untuk menindaklanjuti persoalan ketenagakerjaan.

    “Memang riil kami cari di kantor memang belum ada,” ujar Yuyum.

    Pernyataan tersebut berbeda dengan keterangan dari pihak HRM PT WOTS yang sebelumnya menyebut para pekerja telah terdaftar BPJS sejak 2012.

    Menurut Yuyum, apabila pihak perusahaan memiliki dokumen atau laporan yang menunjukkan kepesertaan tersebut, data itu perlu disampaikan agar dapat diverifikasi. Disnaker, kata dia, terbuka untuk membantu pekerja sepanjang terdapat dasar hubungan kerja yang jelas.

    “Kalau mereka mengadukan, minta bantuan dimediatorin asalkan jelas ada perjanjian kerjanya, insya Allah Dinas Tenaga Kerja akan bantu,” katanya.

    Terkait rencana pembentukan tim investigasi oleh Komisi II dan Komisi IV DPRD Samarinda, Yuyum memastikan Disnaker siap memberikan informasi yang dimiliki apabila diperlukan.

    “Kalau memang ada apa yang kita punya, kita akan informasikan,” ujarnya.

    Namun, Yuyum menegaskan Disnaker belum dapat masuk lebih jauh terhadap status 44 pekerja tersebut karena hingga kini belum terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK). Para pekerja juga masih tercatat sebagai karyawan PT WOTS.

    Menurutnya, keputusan mengenai kelanjutan status pekerja, seperti dimutasi, dirumahkan, atau dilakukan PHK, merupakan kewenangan perusahaan. Apabila nantinya terjadi PHK, barulah konsekuensi hak-hak pekerja dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Kalau ini kan belum tuntas. Kita kan belum tahu apakah di-PHK apa bukan. Masih belum di-PHK,” jelasnya.

    Sementara terkait klaim pembayaran BPJS Ketenagakerjaan oleh PT WOTS, Yuyum mengatakan Disnaker akan melakukan penelusuran lebih lanjut kepada BPJS Ketenagakerjaan.

    Ia menjelaskan perusahaan pada dasarnya memiliki kewajiban melaporkan keberadaan dan pekerjanya sesuai ketentuan ketenagakerjaan. Karena itu, perbedaan antara data yang diklaim perusahaan dengan dokumen yang tersedia di Disnaker perlu diverifikasi lebih lanjut.

    “Berkenaan dengan BPJS Ketenagakerjaan yang tadi, itu nanti akan kami telusuri lagi. Kami akan tanyakan juga di BPJS Ketenagakerjaannya,” pungkas Yuyum.

     

    BPJS Ketenagakerjaan Disnaker Disnaker Samarinda PT Wahana Oetama Tirta Samarinda (WOTS) Yuyum Puspitaningrum
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Arum

    Related Posts

    SPKS Berakhir, Perumdam Tirta Kencana Somasi PT WOTS dan Bawa Polemik ke Pengadilan

    September 11, 2026

    Family Fun Walk PWI Kaltim Satukan Insan Pers Lintas Generasi

    September 6, 2026

    Satu Langkah, Banyak Generasi: Jalan Santai PWI Kaltim Rajut Kebersamaan

    September 6, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    Tak Banyak Diketahui, BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pekerja Beli Rumah hingga Rp500 Juta

    Agustus 12, 2026

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Data BPJS Karyawan PT WOTS Tak Ditemukan di Disnaker, Statusnya Kini Ditelusuri

    ArumSeptember 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda belum menemukan dokumen terkait data kepesertaan…

    RRI Didorong Jadi Benteng Informasi di Tengah Maraknya Hoaks

    September 11, 2026

    SPKS Berakhir, Perumdam Tirta Kencana Somasi PT WOTS dan Bawa Polemik ke Pengadilan

    September 11, 2026

    Bunda Harum: Anak PAUD Jangan Dibebani Target Calistung

    September 11, 2026

    Masih Terima Pembayaran Usai Pengelolaan Diambil Alih, Komisi II Bentuk Tim Investigasi

    September 11, 2026
    1 2 3 … 3,334 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.