Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pedagang Air Hitam Hampir 200, DPRD Samarinda Dorong Penataan di Bawah Diskumindag

    Oktober 23, 2026

    BPBD Samarinda Catat 309 Kebakaran Lahan, Lima Orang Diproses Polisi

    Oktober 23, 2026

    Dewan Soroti Koperasi Merah Putih yang Belum Berdampak pada Ekonomi Warga

    Oktober 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Dashboard Digital Proyek Samarinda Bakal Tampilkan Deviasi hingga Mutu Pekerjaan
    Pemerintah

    Dashboard Digital Proyek Samarinda Bakal Tampilkan Deviasi hingga Mutu Pekerjaan

    R’syaBy R’syaSeptember 5, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Asisten II Sekretariat Daerah Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, sistem digital pengendalian proyek pembangunan yang tengah disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan digunakan untuk memantau perkembangan pekerjaan secara berkala, termasuk melihat deviasi antara target dan realisasi di lapangan.

    Marnabas menjelaskan sistem tersebut nantinya dapat menampilkan perkembangan pekerjaan melalui dashboard sehingga pemerintah dapat mengetahui kondisi proyek tanpa harus mencari informasi secara terpisah.

    “Jadi bisa lihat pembangunan misalnya bangunan sekolah berapa persen sudah. Kemudian bahannya bagus enggak gitu lho. Dalam tiga bulan misalnya pekerjaannya sudah 30 persen, ternyata masih 25 persen, nah kelihatan itu,” ujarnya usai Rapat Koordinasi Persiapan Digitalisasi Pengendalian dan Monitoring Proyek Pembangunan Kota Samarinda di Ruang Rapat Sekda, Lantai II Balai Kota Samarinda, Jumat, 4 September 2026.

    Ia menuturkan, kondisi proyek akan ditampilkan dengan indikator warna untuk memudahkan tim mengetahui pekerjaan yang sesuai target maupun yang membutuhkan perhatian.

    “Kelihatan di dashboardnya nanti kalau warna hijau artinya bagus, kalau kuning peringatan, kalau merah berarti ada masalah ini,“ tuturnya.

    Pemantauan tersebut tidak hanya melihat capaian fisik pekerjaan, tetapi juga mutu dan ketepatan waktu. Dengan informasi yang tersaji dalam sistem, selisih antara target dan realisasi dapat segera diketahui. Menurutnya, pola tersebut akan membuat pemerintah lebih mudah melihat apakah pekerjaan berjalan sesuai target.

    “Artinya tiap hari perkembangannya kelihatan,” tegasnya.

    Digitalisasi tersebut juga akan memperkuat keterlibatan Inspektorat dalam proses pengawasan. Jika sebelumnya pengawasan lebih banyak terlihat pada tahap akhir, melalui sistem ini pendampingan dapat dilakukan sejak perencanaan hingga pekerjaan selesai.

    “Inspektorat akan melihat. Kalau selama ini kan di akhirnya saja, nah nanti dia mulai dari perencanaan, di tengahnya sampai proses akhir itu akan pendampingan,” bebernya.

    Marnabas menilai keberadaan sistem tersebut akan mempermudah akses terhadap informasi proyek. Dokumen dan perkembangan pekerjaan dapat dilihat melalui aplikasi tanpa harus mencari data dari berbagai perangkat daerah.

    “Nanti tidak lagi harus mencari-cari berkas. Misalnya diperlukan, tinggal buka aplikasinya kelihatan,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    BPBD Samarinda Catat 309 Kebakaran Lahan, Lima Orang Diproses Polisi

    Oktober 23, 2026

    Kaltim Raih Penghargaan TPAKD 2026, Gubernur dan Wagub Tak Hadir

    Oktober 23, 2026

    Hari Santri di Kaltim, 40 Santri Kurang Mampu Terima Santunan

    Oktober 22, 2026

    Titik Panas Karhutla Kaltim Turun dari 600 ke 300, Asap Masih Bertahan

    Oktober 21, 2026

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pedagang Air Hitam Hampir 200, DPRD Samarinda Dorong Penataan di Bawah Diskumindag

    Ratu ArifanzaOktober 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Jumlah pedagang di kawasan Air Hitam, Samarinda, yang kini disebut mendekati 200…

    BPBD Samarinda Catat 309 Kebakaran Lahan, Lima Orang Diproses Polisi

    Oktober 23, 2026

    Dewan Soroti Koperasi Merah Putih yang Belum Berdampak pada Ekonomi Warga

    Oktober 23, 2026

    DPRD Samarinda Awasi Janji Kompensasi Hotel di Samanhudi, Sidak Perizinan Disiapkan

    Oktober 23, 2026

    BPS Kaltim: Desil 1 Tak Otomatis Berarti Miskin

    Oktober 23, 2026
    1 2 3 … 3,402 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.