Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Dari Nol Menuju Profesional, Sukri Ungkap Target Besar Pembinaan Wartawan MSI
    Samarinda

    Dari Nol Menuju Profesional, Sukri Ungkap Target Besar Pembinaan Wartawan MSI

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 5, 2025Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: CEO MSI Group, Mohammad Sukri
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – CEO Media Sukri Indonesia (MSI) Group, Mohammad Sukri menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan media melalui pembinaan intensif bagi anggota baru.

    Teks: CEO MSI Group, Sukri saat memimpin rapat evaluasi

    Sukri menyampaikan bahwa tujuan utama pelatihan bukan sekadar memenuhi target liputan, tetapi mencetak wartawan profesional yang kompeten dan memiliki daya saing.

    “Saya ingin menciptakan SDM yang hebat. Ketika kalian keluar dari sini dan menjadi orang besar di luar sana, saya bangga. Saya hanya menciptakan SDM, bukan memiliki kalian,” ujar Sukri Jumat, 5 Desember 2025.

    Sukri menjelaskan bahwa perkembangan dan kinerja reporter dipantau secara berkala melalui grup. Ia mencontohkan beberapa anggota yang menunjukkan peningkatan signifikan, seperti Andika yang dinilai cukup stabil dengan nilai rata-rata empat, meski standar penghargaan masih membutuhkan nilai minimal tujuh.

    Ia juga menyebut Ira Aminah yang pernah mencapai nilai sembilan dan Ratu yang mampu menembus empat belas dalam satu kali pengiriman saat masa liburan.

    Menurut Sukri, standar jumlah kata juga menjadi indikator penting dalam penilaian kualitas berita. Ia menegaskan bahwa berita harus memiliki minimal 300 kata, sementara beberapa berita lain yang masih berada pada rata-rata 250 kata dinilai belum memenuhi kriteria.

    “Kalau sudah kontrak bisnis, jumlah kata wajib dipenuhi. Berita rilis dari pemerintah atau gubernur kalau pendek harus ditambah. Kita belajar untuk menambah, bukan membiarkan apa adanya,” tegasnya.

    Lebih lanjut Sukri turut mengapresiasi semangat beberapa reporter baru seperti Andika, Dhita, dan Abdi yang mulai rutin mengirimkan berita meski kualitasnya masih perlu peningkatan. Bagi Sukri, keinginan belajar merupakan syarat utama menjadi wartawan profesional.

    “Yang diharapkan itu kemauannya dulu. Soal bagus atau belum, itu mengikuti. Buktinya, tiga orang sudah mulai rutin mengirim berita,” ucapnya.

    Selain penulisan, Sukri menekankan pentingnya penguasaan produk visual seperti foto bercerita dan video. Ia menyebut beberapa tugas video yang sebelumnya diminta belum terpenuhi dan akan kembali dievaluasi dalam masa pembinaan tiga bulan ke depan.

    Dalam kesempatan itu, Sukri mengingatkan bahwa wartawan wajib bekerja berdasarkan fakta terverifikasi, bukan opini atau keinginan pribadi, serta profesi kewartawanan menuntut objektivitas dan akurasi data.

    “Wartawan harus menulis berdasarkan fakta. Bukan opini pribadi, bukan perasaan. Semua harus berdasarkan data yang jelas,” tegasnya.

    Sukri kemudian membacakan cuplikan Standar Perlindungan Profesi Wartawan Narasi.co, yang menegaskan bahwa wartawan memiliki hak perlindungan hukum, hak tolak atas sumber informasi, serta perlindungan dari intimidasi, penyitaan alat kerja, hingga ancaman kekerasan saat menjalankan tugas.

    Kata dia, peluang karier di MSI Group terbuka bagi siapa pun yang konsisten, disiplin, dan mampu menjaga stabilitas kualitas.

    “Kesempatan di sini besar. Kalau kalian jadi orang hebat, saya bangga. Kuncinya stabil dan terus meningkat,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Islamic Center Samarinda Siapkan 1.500 Kupon Daging Kurban untuk Masyarakat

    Mei 27, 2026

    LAN Dorong Kebijakan Publik Lebih Tajam dan Berdampak Lewat Penyusunan Policy Paper

    Mei 26, 2026

    7 Komisioner KPID Kaltim Resmi Dilantik, Pengawasan Media Digital Jadi Tantangan Baru

    Mei 26, 2026

    Sempat Ditawar Pengusaha, Bejo Asal Samarinda Ini Akhirnya Dipilih Jadi Kurban Presiden

    Mei 24, 2026

    Samarinda Masih Dikepung Genangan, DPRD Singgung Sedimentasi dan Anak Sungai yang Menyempit

    Mei 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    SittiMei 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum syukur dan…

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026

    Mengapa Bekas Luka Bisa Menonjol dan Tak Hilang? Ini Penjelasan Medis tentang Keloid

    Mei 30, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,111 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.