Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Dari Hobi Ngemil hingga Jadi Sumber Rezeki, Rahma Mantapkan Usaha Camilan Sejak 2018
    Ekonomi

    Dari Hobi Ngemil hingga Jadi Sumber Rezeki, Rahma Mantapkan Usaha Camilan Sejak 2018

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 13, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Penjual Cemilan, Rahma
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda— Di tengah lingkungan yang kala itu minim pilihan camilan, Rahma melihat peluang yang jarang dilirik orang lain. Berangkat dari kegemaran ngemil dan naluri berdagang yang sudah ia miliki, perempuan ini memberanikan diri memulai usaha camilan rumahan sejak 2018. Ketiadaan pesaing di sekitarnya menjadi keyakinan awal bahwa langkah tersebut patut dicoba.

    Mengenang masa-masa awal merintis usaha, Rahma bercerita produk pertama yang ia tawarkan adalah kebab kilo. Jenis camilan ini saat itu masih terbilang langka di lingkungannya. Inovasi sederhana tersebut justru mampu menarik perhatian warga dan perlahan menghadirkan pelanggan setia.

    “Selain suka berdagang, saya memang hobi ngemil. Jadi saya tahu kira-kira camilan apa yang bisa diminati,” ujar Rahma Sabtu, 13 Desember 2025.

    Perjalanan membangun usaha tentu tidak selalu berjalan mulus. Rahma harus bergelut dengan keterbatasan modal dan rasa ragu untuk memulai usaha secara mandiri. Namun, dukungan penuh dari mama mertuanya menjadi suntikan semangat yang membuatnya tetap bertahan dan terus melangkah.

    “Tantangannya ya soal modal, saya juga awalnya belum berani. Tapi didukung mama mertua, alhamdulillah usaha ini bisa berkembang,” tambahnya.

    Berkaca dari pengalaman, Rahma menilai usaha camilan masih memiliki prospek yang menjanjikan, terutama jika dikelola dengan konsisten. Ia meyakini bahwa kualitas rasa, porsi yang pas, serta mental yang kuat menjadi kunci utama agar usaha kuliner rumahan mampu bertahan di tengah persaingan.

    Tak ingin berhenti pada satu jenis usaha, Rahma kini mulai merancang pengembangan bisnis dengan menambah lini penjualan sembako. Langkah tersebut diharapkannya dapat memperluas jangkauan pelanggan sekaligus membuka peluang pendapatan baru.

    Menanggapi perubahan tren belanja masyarakat, Rahma mengaku hal tersebut tidak terlalu berdampak signifikan pada usahanya. Dalam sehari, omzet penjualan camilannya bisa mencapai Rp600 ribu hingga Rp700 ribu.

    “Saya cuma mengikuti apa maunya pelanggan,” tutupnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Aji Sofyan Effendi Menilai: Danantara Mampu Perkuat Pengelolaan Aset Strategis Nasional

    Juni 14, 2026

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    Kadin Kaltim Wanti-Wanti Pengusaha Daerah Tak Tersisih oleh Investor Besar

    Juni 12, 2026

    Persiapan Jadi Penyangga IKN, Samarinda Hadapi Ancaman Urbanisasi dan Inflasi

    Juni 11, 2026

    Harga BBM Melonjak Signifikan, Pertamax Kini Rp16.250 per Liter

    Juni 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.