Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Damayanti: Perlu Regulasi Bosda Untuk TK dan PAUD
    DPRD Samarinda

    Damayanti: Perlu Regulasi Bosda Untuk TK dan PAUD

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 30, 2023Updated:Mei 30, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda Damayanti Noor mengatakan bahwa dana BOS dan Bosda hanya diberikan kepada SD dan SMP. Sedangkan untuk pendidikan anak usia dini (PAUD)), dana BOS dan Bosda hanya diberikan untuk TK Negeri saja.

    “Terkadang kita menyepelekan, apa sih itu TK dan PAUD. Padahal dari TK dan PAUD itulah pendidikan dasar anak-anak kita mulai dibentuk,” kritik Damayanti di DPRD Samarinda, Selasa (30/5/2023).

    Menurut Damayanti, seringkali hal ini dianggap lumrah. Padahal, semestinya TK dan PAUD juga diberi perhatian dengan dana BOS dan Bosda. Sebab itu harus segera dibuat regulasi untuk itu. Begitupun dengan keseragaman kualitas standar pengajaran.

    “Harus dong, tidak hanya TK dan PAUD, tapi juga SD, SMP dan semua juga harus memiliki standar yang sama,” tegasnya.

    Menurutnya, keseragaman tersebut seharusnya tidak hanya dari segi kualitas, tapi juga dari segi kuantitas. Karena dia merasa bahwa anak-anak yang berada di Kalimantan Timur memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan.

    Wilayah pun menjadi salah satu hal yang ditekankan oleh Damayanti agar daerah pedesaan dan perkotaan tidak memiliki perbedaan standar pendidikan. Karena jika memiliki perbedaan kualitas maka dianggap tidak memiliki hak yang sama.

    Damayanti juga menambahkan bahwa sarana prasarana juga menjadi hal yang pastinya wajib diperbaiki kembali. “Iya lah, semuanya harus sama ya. Di kota, di pinggiran hak pendidikannya sama. Jangan dibedakan,” tegas Damayanti.

    Hal ini seharusnya juga berlaku di jenjang pendidikan manapun, termasuk SMA dan SMK yang kewenangannya berada di Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kesamaan dan keseragaman itu dimaksudkan untuk satu tujuan yaitu membangun sumber daya manusia (SDM) Kaltim yang berkualitas dan berakhlak di masa depan.

    Di luar kewajiban pemerintah, Damayanti juga menyinggung pentingnya peran orang tua untuk mengawasi penggunaan gadget pada anak-anak, karena tanpa pantauan, maka anak-anak akan lebih banyak belajar menggunakan teknologi dibanding dengan belajar secara langsung.

    BOS DPRD PAUD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Jadi Sumber Inspirasi Anak, Guru PAUD Dituntut Kreatif

    September 12, 2026

    Bunda Harum: Anak PAUD Jangan Dibebani Target Calistung

    September 11, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    IraSeptember 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran lahan di kawasan Talang Sari, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda, kembali muncul…

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,364 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.